UNUD Lakukan Monitoring Cegah Mahasiswa Penerima KIP Kuliah DO
Rabu, 15 November 2023 - 17:15 WIB
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana (UNUD) Prof. Ir. I Ketut Sudarsana. Foto/Neneng Zubaidah.
BALI - Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Udayana (UNUD) Prof. Ir. I Ketut Sudarsana mengatakan, pihaknya memiliki suatu sistem terintegrasi untuk memonitoring seluruh mahasiswanya, tak terkecuali mahasiswa penerima KIP Kuliah . Program tersebut dinamakan Integrated Management System Information System UNUD (IMISSU).
"Di sana ada monitoring progres IPK dan juga IPS dan di sana bisa dilihat progres mahasiswa penerima KIP Kuliah apakah IPKnya kurang atau tidak," ungkapnya di gedung Rektorat Universitas Udayana, Bali, Rabu (15/11/2023).
Baca juga: Anak Tukang Sayur Ini Berhasil Meraih IPK Tertinggi di Unej
Prof Sudarsana mengatakan, memang ada IPK minimum yang harus mahasiswa penerima KIP Kuliah capai. Apalagi untuk KIP Kuliah sangat ketat yaitu IPKnya tidak boleh kurang dari 3 sehingga perlu ada strategi untuk melakukan pembinaan bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Dia menjelaskan, jika ada mahasiswa penerima KIP Kuliah yang IPKnya kurang maka akan segera teridentifikasi dan mahasiswanya akan segera dipanggil untuk dilakukan pembinaan.
"Di sana ada monitoring progres IPK dan juga IPS dan di sana bisa dilihat progres mahasiswa penerima KIP Kuliah apakah IPKnya kurang atau tidak," ungkapnya di gedung Rektorat Universitas Udayana, Bali, Rabu (15/11/2023).
Baca juga: Anak Tukang Sayur Ini Berhasil Meraih IPK Tertinggi di Unej
Prof Sudarsana mengatakan, memang ada IPK minimum yang harus mahasiswa penerima KIP Kuliah capai. Apalagi untuk KIP Kuliah sangat ketat yaitu IPKnya tidak boleh kurang dari 3 sehingga perlu ada strategi untuk melakukan pembinaan bagi mahasiswa penerima KIP Kuliah.
Dia menjelaskan, jika ada mahasiswa penerima KIP Kuliah yang IPKnya kurang maka akan segera teridentifikasi dan mahasiswanya akan segera dipanggil untuk dilakukan pembinaan.
Lihat Juga :