Beasiswa Program Doktor untuk Dosen 2026 Dibuka, Tanggung Biaya Kuliah hingga Riset
Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:05 WIB
loading...
Kemendiktisaintek membuka Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) 2026. Foto/Kemendiktisaintek.
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ( Kemendiktisaintek ) membuka Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia (BPDDI) 2026. Beasiswa ini dibuka untuk mendorong peningkatan kualifikasi akademik dosen.
“Dosen adalah aset terbesar dari pendidikan tinggi dan tentu kita berharap dosen tidak perlu menunggu lama bisa langsung segera kuliah,” kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto pada Sosialisasi Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia 2026, melalui siaran pers, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Mendiktisaintek mengajak para dosen untuk memanfaatkan kesempatan beasiswa yang disediakan pemerintah guna meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat kapasitas riset nasional.
baca juga: SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Plt. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi menjelaskan, BPDDI yang diluncurkan pada 2025 lalu telah memberikan manfaat kepada 1.269 dosen di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 848 dosen menempuh studi doktor pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan 421 dosen pada bidang non-STEM.
“Dosen adalah aset terbesar dari pendidikan tinggi dan tentu kita berharap dosen tidak perlu menunggu lama bisa langsung segera kuliah,” kata Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto pada Sosialisasi Beasiswa Program Doktor untuk Dosen Indonesia 2026, melalui siaran pers, dikutip Sabtu (20/6/2026).
Mendiktisaintek mengajak para dosen untuk memanfaatkan kesempatan beasiswa yang disediakan pemerintah guna meningkatkan kompetensi akademik sekaligus memperkuat kapasitas riset nasional.
baca juga: SGU-Endress+Hauser Kembangkan Talenta melalui Beasiswa, Magang, dan Program Vokasi
Plt. Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek, Sandro Mihradi menjelaskan, BPDDI yang diluncurkan pada 2025 lalu telah memberikan manfaat kepada 1.269 dosen di seluruh Indonesia.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 848 dosen menempuh studi doktor pada bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) dan 421 dosen pada bidang non-STEM.
Lihat Juga :