Cerita Amadea, Lulus dengan IPK Tertinggi Pendidikan Dokter UIN Jakarta, Belajar 14 Jam Sehari!
Minggu, 28 Januari 2024 - 16:28 WIB
Perempuan kelahiran Ponorogo, Jawa Timur ini memang terkenanl aktif dalam mengikuti organisasi ataupun event di luar kampus. Seperti saat masih kuliah sarjana ia mengikuti organisasi CIMSA divisi SCOPH yang fokus pada kegiatan Public Health. Mengangkat isu-isi non communicable disease, seperti masalah mental, gizi, rokok, diabetes dan lain-lain.
Ia pun menulis jurnal-jurnal isu kesehatan mental internasional yang diterbitkan oleh Malaysian Journal of Medicine and Health Science
"Kemudian terjun langsung di masyarakat, bekerja sama dengan lembaga-lembaga seperti UNICEF Indonesia dan sebagainya," tuturnya.
Hal ini membuktikan bahwa aktif dalam organisasi tidak menghalangi untuk mencapai IPK tinggi.
Amadea mengaku tidak membatasi pengetahuan bahan bacanya. Selama ia penasaran, ia akan terus mencari jawaban dari rasa penasarannya hingga dapat.
Ia pun menulis jurnal-jurnal isu kesehatan mental internasional yang diterbitkan oleh Malaysian Journal of Medicine and Health Science
"Kemudian terjun langsung di masyarakat, bekerja sama dengan lembaga-lembaga seperti UNICEF Indonesia dan sebagainya," tuturnya.
Hal ini membuktikan bahwa aktif dalam organisasi tidak menghalangi untuk mencapai IPK tinggi.
Rutin Belajar 14 Jam Sehari
Amadea mengaku tidak membatasi pengetahuan bahan bacanya. Selama ia penasaran, ia akan terus mencari jawaban dari rasa penasarannya hingga dapat.
Lihat Juga :