Hebat Sekaligus Inspiratif, Ayah dan Anak Wisuda Bareng di UIN Walisongo Semarang

Rabu, 07 Februari 2024 - 13:38 WIB
Mudhofi mendapat gelar Doktor dengan IPK 3,76 sedangkan putranya Nabih meraih IPK 3,85. Mudhofi menulis disertasi yang mendapatkan nilai 3,97 dengan judul "Pengarusutamaan Narasi Ahl Al-Sunnah Wa Al-Jamaah Al-Nahdiyyah di Era New Media.

Baca juga: Terbagi di 5 Jalur Seleksi, UIN Walisongo Sediakan 5.370 Kuota Penerimaan Mahasiswa Baru 2024

Sedangkan Nabih menuliskan skripsi yang meraih nilai 4 (A) berjudul "The Childfree Phenomena of Sayyid Mahmud Al-Alusi's Prespective in Tafsir Ruh Al Ma'Ani". Mudhofi dan Nabih mengaku tidak mengalami hambatan yang berarti saat menyelesaikan pendidikan

Sebagai dosen, suami, ayah dan Wakil Dekan di UIN Walisongo, Mudhofi mengakui adanya tantangan di kampus dan di rumah. Meski usinya sudah menginjak 54 tahun, Mudhofi tetap semangat dalam menyelesaikan tugas akhirnya di tengah tanggungjawab baik sebagai Wakil Dekan maupun sebagai suami sekaligus ayah dari anak-anaknya.

Mudhofi merasa bangga dan bersyukur putranya Nabih bisa lulus tepat waktu, hanya dalam waktu 3 tahun 4 bulan. Kebangganya makin membuncah ketika mengetahui putranya menjadi lulusan terbaik fakultas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!