RS Unpad di Kampus Jatinangor akan Beroperasi Akhir Maret 2024
Jum'at, 22 Maret 2024 - 14:34 WIB
Untuk itu, pembangunan tahap pertama RS Unpad akan menyediakan sekitar 200 tempat tidur. Herry menyebut bahwa pembangunan RS Unpad akan terus berlanjut melalui skema Kerja Sama Pemerintah-Badan Usaha (KPBU).
Melalui skema KPBU ini, gedung tahap dua RS Unpad direncanakan akan menampung lebih banyak pasien. “Insya Allah nanti di akhir tahun, di kuartal ketiga (2024), kita akan launching untuk pembangunan gedung B dan gedung C,” imbuh Herry.
Lebih lanjut Herry menjelaskan, untuk operasional terbatas RS Unpad akan membuka pelayanan rawat jalan (poliklinik), Instalasi Gawat Darurat, laboratorium, dan pelayanan farmasi.
Baca juga: Mau Kuliah Kedokteran Unpad? Ini Rincian Biaya Kuliahnya Jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri
Pelayanan poliklinik sendiri meliputi spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan (obstetrik dan ginekologi), spesialis anak, serta diagnostik bedah, mata, THT, kulit dan kelamin, neurologi, dan rehabilitasi medis.
Pelayanan laboratorium yang dibuka meliputi patologi klinik, patologi anatomi, dan radiologi. “Untuk pelayanan rawat inap sementara masih kita rujuk untuk sementara waktu. Untuk tindakan kecil yang bisa dikerjakan di poli, kita kerjakan,” kata Herry.
Melalui skema KPBU ini, gedung tahap dua RS Unpad direncanakan akan menampung lebih banyak pasien. “Insya Allah nanti di akhir tahun, di kuartal ketiga (2024), kita akan launching untuk pembangunan gedung B dan gedung C,” imbuh Herry.
Rawat Jalan
Lebih lanjut Herry menjelaskan, untuk operasional terbatas RS Unpad akan membuka pelayanan rawat jalan (poliklinik), Instalasi Gawat Darurat, laboratorium, dan pelayanan farmasi.
Baca juga: Mau Kuliah Kedokteran Unpad? Ini Rincian Biaya Kuliahnya Jalur SNBP, SNBT, dan Mandiri
Pelayanan poliklinik sendiri meliputi spesialis penyakit dalam, spesialis kandungan (obstetrik dan ginekologi), spesialis anak, serta diagnostik bedah, mata, THT, kulit dan kelamin, neurologi, dan rehabilitasi medis.
Pelayanan laboratorium yang dibuka meliputi patologi klinik, patologi anatomi, dan radiologi. “Untuk pelayanan rawat inap sementara masih kita rujuk untuk sementara waktu. Untuk tindakan kecil yang bisa dikerjakan di poli, kita kerjakan,” kata Herry.
Lihat Juga :