Siswa SD dan SMP di Kota Serang Mulai KBM Tatap Muka
Selasa, 18 Agustus 2020 - 15:19 WIB
Sejumlah sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Serang memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Foto/Mahesa
SERANG - Mulai hari ini, sejumlah sekolah SD dan SMP Negeri di Kota Serang memberlakukan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka . Untuk pemberlakukan sistem ini, Dindikbud Kota Serang akhir pekan lalu telah melakukan simulasi.
Wali Kota Serang Syafrudin juga melakukan pemantauan KBM tatap muka secara langsung di SMPN 11 Kota Serang dan SDN Curug. Pemantauan ini untuk memastikan seluruh ekosistem sekolah menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan KBM tatap muka. (Baca juga: 1.410 Sekolah Sudah Lakukan Belajar Tatap Muka di Zona Hijau dan Kuning )
Pantauan di SMPN 11 Kota Serang, siswa berdatangan ke sekolah dengan memakai masker. Sebelum memasuki ruang belajar siswa diharuskan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan. Siswa juga diminta untuk tetap menjaga jarak, termasuk ketika di dalam kelas.
Anak-anak kita pertama masuk harus cuci tangan, pakai hand sanitizer, cek suhu, pakai masker semua. dan mengatur jarak sehingga penularan COVID-19 ini tidak akan terjadi di anak-anak sekolah kita,” ujar Wali Kota Serang Syafrudin, Selasa (18/8/2020).
Wali Kota Serang Syafrudin juga melakukan pemantauan KBM tatap muka secara langsung di SMPN 11 Kota Serang dan SDN Curug. Pemantauan ini untuk memastikan seluruh ekosistem sekolah menerapkan protokol kesehatan dalam melaksanakan KBM tatap muka. (Baca juga: 1.410 Sekolah Sudah Lakukan Belajar Tatap Muka di Zona Hijau dan Kuning )
Pantauan di SMPN 11 Kota Serang, siswa berdatangan ke sekolah dengan memakai masker. Sebelum memasuki ruang belajar siswa diharuskan mencuci tangan dengan sabun di tempat yang telah disediakan. Siswa juga diminta untuk tetap menjaga jarak, termasuk ketika di dalam kelas.
Anak-anak kita pertama masuk harus cuci tangan, pakai hand sanitizer, cek suhu, pakai masker semua. dan mengatur jarak sehingga penularan COVID-19 ini tidak akan terjadi di anak-anak sekolah kita,” ujar Wali Kota Serang Syafrudin, Selasa (18/8/2020).
Lihat Juga :