Kemendikbudristek Jembatani Kemitraan Strategis Perusahaan Retail dengan Pendidikan Vokasi
Jum'at, 10 Mei 2024 - 16:31 WIB
Sementara jumlah satuan pendidikan vokasi yang hadir sebanyak 150 institusi yang terdiri atas 144 SMK dan enam PTV. Satuan pendidikan vokasi tersebut berasal dari berbagai wilayah di Indonesia, yakni yang memiliki program studi atau kompetensi keahlian yang berhubungan dengan sektor retail.
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati mengungkapkan, untuk berkolaborasi, pendidikan vokasi tidak boleh hanya menunggu tetapi harus datang kepada DUDI. Business matching menjadi ajang untuk memperluas kemitraan, namun pada kesempatan tersebut Kiki mengingatkan tidak boleh berhenti sampai pada nota kesepahaman saja.
Baca juga: Kemendikbudristek Dorong Lembaga Kursus Sediakan Layanan Daring
Dia menilai, insan pendidikan vokasi merupakan konsumen dari industri retail yang menjadikan bisnis retail tetap hidup. Di sisi lain, pendidikan vokasi masih memiliki tantangan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta didik vokasi tentang budaya kerja, etos kerja, dan cara berpikir kerja bisnis sehingga butuh kolaborasi dengan industri retail.
“Bisnis retail dan pendidikan vokasi saling membutuhkan,” katanya saat membuka acara business matching, melalui siaran pers, Jumat (10/5/2024).
Direktur Jenderal (Dirjen) Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek, Kiki Yuliati mengungkapkan, untuk berkolaborasi, pendidikan vokasi tidak boleh hanya menunggu tetapi harus datang kepada DUDI. Business matching menjadi ajang untuk memperluas kemitraan, namun pada kesempatan tersebut Kiki mengingatkan tidak boleh berhenti sampai pada nota kesepahaman saja.
Baca juga: Kemendikbudristek Dorong Lembaga Kursus Sediakan Layanan Daring
Dia menilai, insan pendidikan vokasi merupakan konsumen dari industri retail yang menjadikan bisnis retail tetap hidup. Di sisi lain, pendidikan vokasi masih memiliki tantangan untuk memberikan pengetahuan kepada peserta didik vokasi tentang budaya kerja, etos kerja, dan cara berpikir kerja bisnis sehingga butuh kolaborasi dengan industri retail.
“Bisnis retail dan pendidikan vokasi saling membutuhkan,” katanya saat membuka acara business matching, melalui siaran pers, Jumat (10/5/2024).
Lihat Juga :