Kekerasan STIP Terus Berulang, DPR Desak Dilakukan Audit Total

Jum'at, 10 Mei 2024 - 18:26 WIB
Ketua Komisi X DPR Syaiful Huda mendesak dilakukan audit total di STIP agar kasus kekerasan tidak terus terulang. Foto/Ist
JAKARTA - Terulangnya kekerasan di lingkungan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) memicu keprihatinan banyak kalangan. Kampus milik Kementerian Perhubungan tersebut pun dinilai perlu diaudit total untuk memastikan kelayakannya sebagai lembaga pendidikan.

“Tewasnya Putu Satria Ananta mahasiswa STIP Jakarta akibat kekerasan di lingkungan pendidikan tentu menjadi keprihatinan mendalam bagi kita semua. Apalagi kasus ini bukanlah kasus pertama di lingkungan STIP. Maka kami mendesak agar dilakukan audit total agar ada solusi sehingga kasus kekerasan ini tidak kembali terulang,” ujar Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda dalam keterangan resminya, Jumat (10/5/2024).



Huda menjelaskan audit total STIP bisa meliputi audit sistem maupun audit kinerja. Audit sistem untuk memastikan apakah memang sistem pendidikan STIP menumbuhkan budaya kekerasan sedangkan audit kinerja untuk memastikan apakah penyelenggara pendidikan benar-benar telah menciptakan zerro tolerance terhadap fenomena kekerasan dalam kampus.

“Audit sistem maupun kinerja STIP Jakarta ini bisa dilakukan lintas sektoral dengan melibatkan pakar maupun elemen masyarakat sipil di bidang pendidikan sehingga menghasilkan kesimpulan objektif,” katanya.

Huda mengingatkan jika kekerasan di lingkungan STIP Jakarta sudah menjadi budaya yang sulit hilang. Sejak 2008 misalnya sudah ada 4 taruna STIP yang tewas akibat kekerasan senior kepada yunior.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!