Ketua Nour Global Education: Universitas Al Azhar Mesir Mesin Pencetak Ulama

Minggu, 23 Juni 2024 - 10:29 WIB
"Tidak benar adanya tuduhan sepihak dari orang-orang tertentu bahwa mahasiswa Indonesia di Mesir lebih banyak menyia-nyiakan waktu, tidak fokus belajar, dan melalukan tindak asusila," katanya, dalam keterangan resmi, Minggu (23/6/2024).

Mahkamah yang mempertahankan disertasi doktoralnya di hadapan mahaguru Universitas Al Azhar di bidang Ushul Fiqhi dengan nilai Cumlaude with second class honour ini menuturkan, justru pelajar dan mahasiswa Indonesia di Mesir menjadi panutan.

Baca juga: Lahirkan SDM Unggul, Lazis ASFA Gandeng Al-Azhar Kairo Gelar Pelatihan Kader Ulama

Mereka, lanjutnya, rajin mengikuti perkuliahan di kampus, menjadi murabbi, bahkan sebagai tenaga pengajar bagi mahasiswa asing lainnya khususnya yang datang dari Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand dan Filipina.

"Bahkan ada yang mendapat kepercayaan sebagai tenaga pengajar Tasawuf di Madrasah milik Syeikh Ali Gomaa Mohammad Abdel Wahab, Mufti Besar Mesir periode 2003 - 2013," ujar dia.

Selain sebagai mahasiswa di Al Azhar, dia mengatakan, mereka juga dapat berkontribusi pada komunitas masyarakat di Mesir, baik sebagai imam tetap di masjid-masjid Mesir dan juga mengajar mengaji kalangan warga Mesir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!