Belajar Manajemen Wisata, Ubaya Ajak Desa Binaan ke Desa Penglipuran Bali

Kamis, 01 Agustus 2024 - 11:00 WIB
Tim pengabdian masyarakat Universitas Surabaya (Ubaya) mengajak desa binaan Desa Belik, Trawas, Mojokerto melakukan pembelajaran lapangan ke Desa Penglipuran Bali.Foto/Ist
SURABAYA - Tim pengabdian masyarakat Universitas Surabaya (Ubaya) mengajak desa binaan Ubaya yaitu Desa Belik Kecamatan Trawas Kabupaten Mojokerto Jawa Timur melakukan pembelajaran lapangan ke Desa Penglipuran Bali.

Benny Lianto, ketua tim hibah pengabdian masyarakat Ubaya menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan pelaksanaan program Pemberdayaan Desa Wisata Berkelanjutan Berbasis Potensi dan Kearifan Lokal di Desa Belik, Kabupaten Mojokerto.



“Program ini mendapat support pendanaan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Melalui Direktorat Riset, Teknologi, Pengabdian Kepada Masyarakat (DRTPM), Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi.”, ujar Benny Lianto yang merupakan Rektor Ubaya.

Benny menambahkan, kegiatan pembelajaran lapangan ini memiliki beberapa tujuan. Di antaranya adalah mengubah mindset para pengelola desa wisata dan Bumdes. Selain itu peserta belajar pengelolaan desa wisata yang terbaik dengan cara melihat dan merasakan pengalaman langsung di lapangan.

“Kunjungan kami juga menambah pengetahuan dan ketrampilan mitra dalam meningkatkan layanan prima, membangun kesadaran tentang desa wisata yang bersih dan berkelanjutan. Serta memberi inspirasi bagi munculnya inovasi dalam pengelolaan desa wisata. Kami pelajari dari Desa Panglipuran Bali ini bagaimana manajemen pengelolaan wisata, pengelolaan restoran, pelayanan prima pelanggan, dan pengelolaan UMKM secara profesional," tambahnya.

Baca juga: Keseruan Graduation Fashion Show Virtual ala FIK Ubaya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!