Kemendikbud Harus Perhatikan Nasib Ratusan Guru yang Terpapar COVID-19
Selasa, 25 Agustus 2020 - 06:17 WIB
“Serta lebih cermat dalam mengambil kebijakan di tengah pandemi, seperti dengan memberlakukan work from home (WFH) bagi para guru sebagai upaya dalam melindungi serta menjamin keselamatan para tenaga pengajar di masa pandemi,” terangnya.
Selain itu, Bamsoet meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan daerah untuk mengkaji ulang pembukaan sekolah atau pembelajaran tatap muka. Baik sekolah yang berada di zona hijau, kuning maupun oranye.
“Mengingat zonasi risiko COVID-19 melalui warna merah, kuning, maupun hijau sama sekali tidak menjamin suatu daerah tersebut dinyatakan aman dari persebaran COVID-19,” tuturnya. (Baca juga: Miris, Perlindungan Guru di Masa Pandemi COVID-19 Masih Minim )
Untuk itu, Disdik daerah harus terus memantau dan memperhatikan peta persebaran COVID-19 di setiap daerah. Dengan begitu kebijakan yang diambil ketika akan kembali membuka sekolah atau tidak bisa tepat.
“Agar kebijakan yang diambil terkait pembukaan ataupun penutupan sekolah sudah melalui pertimbangan yang matang dan diharapkan dapat lebih tepat,” tukasnya.
Selain itu, Bamsoet meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan daerah untuk mengkaji ulang pembukaan sekolah atau pembelajaran tatap muka. Baik sekolah yang berada di zona hijau, kuning maupun oranye.
“Mengingat zonasi risiko COVID-19 melalui warna merah, kuning, maupun hijau sama sekali tidak menjamin suatu daerah tersebut dinyatakan aman dari persebaran COVID-19,” tuturnya. (Baca juga: Miris, Perlindungan Guru di Masa Pandemi COVID-19 Masih Minim )
Untuk itu, Disdik daerah harus terus memantau dan memperhatikan peta persebaran COVID-19 di setiap daerah. Dengan begitu kebijakan yang diambil ketika akan kembali membuka sekolah atau tidak bisa tepat.
“Agar kebijakan yang diambil terkait pembukaan ataupun penutupan sekolah sudah melalui pertimbangan yang matang dan diharapkan dapat lebih tepat,” tukasnya.
(mpw)
Lihat Juga :