Bersejarah, KBRI Addis Ababa Fasilitasi 15 MoU Antara PTKN Indonesia dan Ethiopia
Kamis, 08 Agustus 2024 - 13:42 WIB
Duta Besar RI untuk Ethiopia, Djibouti dan Uni Afrika Al Busyra Basnur dan Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Prof Suyitno bersama para rektor dua negara saat penandatanganan MoU di KBRI Addis Ababa, Rabu (7/8/2024). Foto/Humas Kemenag
ADDIS ABBABA - Sebanyak 15 nota kesepahaman ( memorandum of understanding/MoU) baru bidang pendidikan ditandatangani oleh lima pimpinan Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN) Indonesia dengan tiga kampus Ethiopia.
Penandatanganan ini menjadi babak baru karena menjadi yang pertama dilakukan perguruan tinggi di bawah lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).
Lima pimpinan PTKN yang menandatangani MoU tersebut adalah Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof Rosihon Anwar; Rektor Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Prof I Gusti Ngurah Sudiana; Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Dr Olivia Cherly Wuwung; Kepala Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKN) Pontianak D Sunarso; dan Kepala Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri Dr Sulaiman Girivirya.
Baca juga: Delegasi Indonesia-Ethiopia Interfaith Dialogue Disambut Hangat Dubes Al Busyra Basnur
Penandatanganan ini menjadi babak baru karena menjadi yang pertama dilakukan perguruan tinggi di bawah lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).
Lima pimpinan PTKN yang menandatangani MoU tersebut adalah Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung Prof Rosihon Anwar; Rektor Universitas Hindu Negeri (UHN) I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar Prof I Gusti Ngurah Sudiana; Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Manado Dr Olivia Cherly Wuwung; Kepala Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri (STAKN) Pontianak D Sunarso; dan Kepala Sekolah Tinggi Agama Buddha Negeri (STABN) Raden Wijaya Wonogiri Dr Sulaiman Girivirya.
Baca juga: Delegasi Indonesia-Ethiopia Interfaith Dialogue Disambut Hangat Dubes Al Busyra Basnur
Lihat Juga :