Pacu Kreativitas, Pelajar Diharapkan Gunakan Konten Digital untuk Promosikan Budaya
Jum'at, 23 Agustus 2024 - 20:29 WIB
Baca juga: Cerdas Membuat Konten di Media Sosial
Adapun tips membuat konten berbasis budaya lokal, menurut Denny, di antaranya mendalami budaya lokal, menggunakan aplikasi yang mudah dipakai, membagun engagement dengan pemirsa, tidak membuat konten yang mengandung SARA, dan menghindari plagiasi.
”Pemuda memiliki peran dalam melestarikan seni budaya. Salah satunya dengan cara mengenal seni budaya, belajar seni budaya dengan kesungguhan, mencegah agar tidak diakui negara lain, dan mengenalkannya ke seluruh dunia,” tutup Denny Yudiantoro dalam diskusi yang diikuti para pelajar dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.
Sejumlah sekolah yang menggelar nobar diskusi online di Kabupaten Lampung Utara dan sekitarnya, antara lain: SMAN 1 Bukit Kemuning, UPTD SMPN 1 Raman Utara, SMAN 2 Abung Semuli, SMAN 1 Tanjung Raja, SMP PG Bunga Mayang, SMPN 4 Kotabumi, dan SMAN 1 Abung Barat.
Ketua Program Studi S1 Kewirausahaan Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo, M. Adhi Prasnowo mengatakan, penggunaan konten digital untuk promosi budaya Indonesia bisa berupa video, image, audio, maupun teks.
Adapun tips membuat konten berbasis budaya lokal, menurut Denny, di antaranya mendalami budaya lokal, menggunakan aplikasi yang mudah dipakai, membagun engagement dengan pemirsa, tidak membuat konten yang mengandung SARA, dan menghindari plagiasi.
”Pemuda memiliki peran dalam melestarikan seni budaya. Salah satunya dengan cara mengenal seni budaya, belajar seni budaya dengan kesungguhan, mencegah agar tidak diakui negara lain, dan mengenalkannya ke seluruh dunia,” tutup Denny Yudiantoro dalam diskusi yang diikuti para pelajar dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.
Sejumlah sekolah yang menggelar nobar diskusi online di Kabupaten Lampung Utara dan sekitarnya, antara lain: SMAN 1 Bukit Kemuning, UPTD SMPN 1 Raman Utara, SMAN 2 Abung Semuli, SMAN 1 Tanjung Raja, SMP PG Bunga Mayang, SMPN 4 Kotabumi, dan SMAN 1 Abung Barat.
Ketua Program Studi S1 Kewirausahaan Universitas Maarif Hasyim Latif Sidoarjo, M. Adhi Prasnowo mengatakan, penggunaan konten digital untuk promosi budaya Indonesia bisa berupa video, image, audio, maupun teks.
Lihat Juga :