Pelajar Perlu Diedukasi Terapkan Etika dan Menghargai Keberagaman di Era Digital
Jum'at, 04 Oktober 2024 - 17:59 WIB
”Radikalisme sebagai tantangan, karena radikalisme merupakan sikap ekstrem yang dapat memecah belah masyarakat. Penyebaran ideologi ekstrem melalui media sosial menjadi tantangan yang serius, terutama bagi remaja yang lebih rentan,” kata Mira.
Baca juga: Pelajar Butuh Pendidikan Literasi untuk Tangkal Dampak Negatif Dunia Digital
Mira menambahkan, media sosial kini banyak digunakan untuk kampanye dan penyebaran ideologi tidak toleran (radikal). Mereka menyasar anak muda sebagai target lantaran dinilai masih rentan dan mudah untuk dipengaruhi.
”Pendidikan karakter dapat mencegah radikalisme. Selain itu, sikap toleransi, empati, dan saling menghargai, pedidikan digital, dan edukasi keamanan dan etika online perlu diajarkan,” pungkas Mira Striani di hadapan siswa yang mengikuti acara diskusi dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.
Baca juga: Pelajar Butuh Pendidikan Literasi untuk Tangkal Dampak Negatif Dunia Digital
Mira menambahkan, media sosial kini banyak digunakan untuk kampanye dan penyebaran ideologi tidak toleran (radikal). Mereka menyasar anak muda sebagai target lantaran dinilai masih rentan dan mudah untuk dipengaruhi.
”Pendidikan karakter dapat mencegah radikalisme. Selain itu, sikap toleransi, empati, dan saling menghargai, pedidikan digital, dan edukasi keamanan dan etika online perlu diajarkan,” pungkas Mira Striani di hadapan siswa yang mengikuti acara diskusi dengan menggelar nonton bareng (nobar) dari sekolah masing-masing.
Lihat Juga :