50 Contoh Peribahasa Lengkap dengan Maknanya, Ada Bagai Mendapat Durian Runtuh

Selasa, 08 Oktober 2024 - 07:54 WIB
50 contoh peribahasa lengkap dengan maknanya.Ilustrasi/Dok SINDOnews
JAKARTA - Peribahasa merupakan salah satu materi yang dipelajari saat belajar Bahasa Indonesia. Artikel ini akan mengulas 50 contoh peribahasa , lengkap dengan maknanya.

Peribahasa adalah kelompok kata atau kalimat yang tetap susunannya, biasanya mengiaskan maksud tertentu (dalam peribahasa termasuk juga bidal, ungkapan, perumpamaan).



Makna lain peribahasa, seperti dikutip dari Kamus Besar Bahasa Indonesia ( KBBI ) adalah ungkapan atau kalimat ringkas padat, berisi perbandingan, perumpamaan, nasihat, prinsip hidup atau aturan tingkah laku.

Berikut ini SINDOnews tampilkan 50 contoh peribahasa



1. Ayam itik raja pada tempatnya

Peribahasa ayam itik raja pada tempatnya bermakna setiap orang berkuasa di tempatnya atau di lingkungannya

2. Ayam putih terbang siang

Makna peribahasa ayam putih terbang siang adalah mudah ketahuan (tentang perkara dan sebagainya).

3. Ayam hitam terbang malam

Makna peribahasa tersebut adalah sukar ketahuan (tentang perkara dan sebagainya).

4. Ayam ditambat disambar elang

Makna peribahasa di atas adalah malang sekali. Bisa juga bermakna bernasib buruk.

5. Ayam bertelur di padi

Peribahasa ayam bertelur di padi bermakna seseorang yang hidup senang dan mewah.

Baca Juga: Contoh Peribahasa Menggunakan Kata Panjang, Yuk Dicatat!

6. Ayam bertelur sebutir ribut seluruh negeri, penyu bertelur baribu-ribu tiada seorang pun yang tahu.

Peribahasa ini bermakna orang yang baru memiliki sedikit kekayaan, tetapi sangat membanggga-membangkannya. Padahal, banyak orang yang lebih kaya.

7. Bagai ayam pulang ke pautan

Makna peribahasa tersebut adalah perihal seseorang yang merasa tidak canggung; sudah pada tempatnya.

8. Ayam dapat musang pun dapat

Peribahasa ayam dapat musang pun dapat memiliki makna berhasil menangkap pencuri berikut dengan barang curiannya.

9. Buah manis berulat di dalamnya

Peribahasa ini memiliki makna perkataan yang manis-manis biasanya mengandung maksud yang kurang baik.

10. Sebab buah dikenal pohonnya

Makna dari peribahasa di atas adalah dari perbuatan atau perangai seseorang dapat diketahui asalnya. Bisa juga dimaknai dari perbuatannya dapat diketahui watak dan tingkah laku seseorang.

11. Bagai pohon tidak berbuah

Peribahasa pohon tidak berbuah merupakan kiasan bagi orang berilmu yang tidak mengamalkan ilmunya

12. Di mana buah masak, di situ banyak burung hinggap

Makna peribahasa tersebut adalah banyak teman yang datang bila sedang untung

13. Buah masak tergantung tinggi, hendak diambil gala tak sampai

Peribahasa di atas memiliki makna tidak memiliki kekuatan mencapai tujuan.

14. Pisang tak berbuah dua kali

Peribahasa pisang tak berbuah dua kali bermakna nasib baik tidak datang dua kali.

15. Bagai mendapat durian runtuh

Peribahasa ini memiliki makna mendapat keuntungan yang tidak tersangka-sangka atau tidak dengan bersusah payah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!