Gandeng TNI, Kemendikdasmen Percepat Rekonstruksi Sekolah Terdampak Bencana di Aceh
Rabu, 24 Juni 2026 - 07:55 WIB
loading...
Pemulihan layanan pendidikan pascabencana hidrometeorologi di Aceh dipercepat. Foto/Kemendikdasmen.
A
A
A
JAKARTA - Pemulihan layanan pendidikan pascabencana hidrometeorologi di Aceh dipercepat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pemerintah daerah, dan TNI AD lakukan kolaborasi untuk pemulihan tersebut.
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman dan layak meskipun sekolah mereka terdampak bencana.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Saat meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah di Aceh, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti menegaskan bahwa pemerintah menargetkan sebagian besar sekolah terdampak dapat kembali digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Aceh, pemerintah kabupaten/kota, serta jajaran TNI AD yang telah bermitra dengan kami dalam proses revitalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sekolah-sekolah terdampak bencana,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan peserta didik tetap memperoleh layanan pendidikan yang aman dan layak meskipun sekolah mereka terdampak bencana.
Baca juga: Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
Saat meninjau progres rehabilitasi dan rekonstruksi sekolah di Aceh, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti menegaskan bahwa pemerintah menargetkan sebagian besar sekolah terdampak dapat kembali digunakan pada tahun ajaran 2026/2027.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Aceh, pemerintah kabupaten/kota, serta jajaran TNI AD yang telah bermitra dengan kami dalam proses revitalisasi, rehabilitasi, dan rekonstruksi sekolah-sekolah terdampak bencana,” katanya, melalui siaran pers, Rabu (24/6/2026).
Baca juga: Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi Sekolah di Teluk Bintuni, Anggaran Capai Rp17,5 Miliar
Lihat Juga :