Kemendikbud: Kita Belajar Bersama-sama di Era Covid-19

Sabtu, 02 Mei 2020 - 13:24 WIB
"Dalam hal ini yang paling penting adalah pembelajaran harus terjadi meski di rumah. Tanpa para guru harus memiliki target bahwa kurikulum harus tercapai. Bukan memindahkan sekolah di rumah. Namun, pilihlah materi-materi esensial yang perlu dilakukan oleh anak-anak di rumah," kata Hamid.(Baca juga: Luhut vs Said Didu, antara Kritik dan Pencemaran Nama Baik )

Kedua, guru harus memberikan pendidikan kepada anak-anak tentang kecakapan hidup. Maksudnya, pendidikan yang bersifat kontekstual sesuai kondisi rumah masing-masing. Materi bisa meliputi pengetahuan, karakteristik, dan cara menghindari atau tidak terjangkit Covid-19.

Ketiga, pembelajaran di rumah harus disesuaikan dengan minat dan kondisi masing-masing anak. Jadi jangan disamaratakan untuk semua anak. Guru perlu memperhatikan semua kondisi lingkungan anak-anak, termasuk akses internet.

“Tugas-tugas yang diberikan kepada siswa tidak harus dinilai seperti biasanya di sekolah. Akan tetapi, penilaian lebih banyak kualitatif yang sifatnya memberi motivasi kepada anak-anak,” tuturnya.

Hamid mengakui ada beberapa metode KBM yang dijalankan sekolah dan guru selama pandemi Covid-19. Sekolah ada yang menyelenggarakan PJJ secara penuh, semidaring, dan tidak menggunakan akses internet, listrik, dan televisi.
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!