Hari Santri 2024, Kemenag Gelar Pelatihan Konten Kreator dan AI bagi Santri
Rabu, 16 Oktober 2024 - 20:14 WIB
Rangkaian peringatan Hari Santri 2004 akan disemarakkan oleh pelatihan kreator konten dan kecerdasan buatan bagi santri pondok pesantren. Foto/Kemenag.
JAKARTA - Rangkaian peringatan Hari Santri 2004 akan disemarakkan oleh pelatihan kreator konten dan kecerdasan buatan bagi santri pondok pesantren. Pelatihan dalam bentuk kursus ini mengambil tema "Santri Menjadi Content Creator", dan "Santri Mahir AI".
"Jadi ada dua pelatihan yang membekali para santri kemampuan teknologi untuk memperkuat materi dakwahnya nanti di masa depan,” ungkap Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Suyitno di Jakarta, Kamis (17/10/24). Short course ini khusus digelar untuk menyemarakkan Hari Santri dengan mendatangkan nara sumber khusus yang ahli dalam bidangnya. Menurut Suyitno, santri harus beradaptasi dengan teknologi agar mampu bersaing pada zamannya.
Baca juga: Hari Santri Nasional 2024, Ini Logo, Makna Filosofi, dan Link Downloadnya
Pelatihan ini akan digelar secara daring pada 20 Oktober 2024, melalui platform pelatihan milik Pusdiklat Teknis Kemenag, MOOC Pintar. Para santri dari pondok pesantren di seluruh Indonesia dipersilahkan untuk berpartisipasi pada pelatihan gratis ini, karena dalam satu kali pelatihan dapat menampung satu juta peserta.
"Jadi ada dua pelatihan yang membekali para santri kemampuan teknologi untuk memperkuat materi dakwahnya nanti di masa depan,” ungkap Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag, Suyitno di Jakarta, Kamis (17/10/24). Short course ini khusus digelar untuk menyemarakkan Hari Santri dengan mendatangkan nara sumber khusus yang ahli dalam bidangnya. Menurut Suyitno, santri harus beradaptasi dengan teknologi agar mampu bersaing pada zamannya.
Baca juga: Hari Santri Nasional 2024, Ini Logo, Makna Filosofi, dan Link Downloadnya
Pelatihan ini akan digelar secara daring pada 20 Oktober 2024, melalui platform pelatihan milik Pusdiklat Teknis Kemenag, MOOC Pintar. Para santri dari pondok pesantren di seluruh Indonesia dipersilahkan untuk berpartisipasi pada pelatihan gratis ini, karena dalam satu kali pelatihan dapat menampung satu juta peserta.
Lihat Juga :