Penerima Beasiswa Indonesia Maju Pamer Karya 126 Proyek Sosial
Kamis, 12 Desember 2024 - 16:47 WIB
“Saat Anda mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studi atau meningkatkan kemampuan, tetaplah menjaga kepribadian Indonesia dan menjadi bagian dari anak bangsa yang membangun negeri ini,” tambahnya.
Mengakhiri pidatonya, Abdul Mu’ti berpesan agar karya-karya yang telah ditampilkan menjadi langkah awal untuk terus berprestasi, berkarya, dan berkontribusi dalam memajukan bangsa. “Dengan bakat-bakat Anda, Indonesia akan menjadi bangsa yang hebat dan tangguh,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menjelaskan bahwa peserta yang hadir berasal dari 23 provinsi serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Malaysia dan Singapura. Mereka diseleksi berdasarkan prestasi dari berbagai lomba yang diadakan oleh Puspresnas maupun dari luar lembaga tersebut.
Dalam kegiatan ini, peserta diwajibkan membuat proyek sosial sebagai salah satu aktivitas utama. “Kami ingin anak-anak berbakat ini juga memiliki kepedulian sosial sehingga karya mereka benar-benar bermanfaat bagi masyarakat setelah setahun diimplementasikan,” ujar Irene.
Acara ini bertujuan untuk 1) mempublikasikan inisiatif sosial talenta unggul hasil pembinaan Puspresnas sebagai solusi untuk permasalahan di lingkungan sesuai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), 2) mendorong kolaborasi berbagai pihak demi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, 3) memotivasi siswa lain untuk membuat proyek kebaikan secara mandiri, dan 4) menciptakan ekosistem pengembangan talenta yang mendukung.
Mengakhiri pidatonya, Abdul Mu’ti berpesan agar karya-karya yang telah ditampilkan menjadi langkah awal untuk terus berprestasi, berkarya, dan berkontribusi dalam memajukan bangsa. “Dengan bakat-bakat Anda, Indonesia akan menjadi bangsa yang hebat dan tangguh,” tutupnya.
Sementara itu, Kepala Pusat Prestasi Nasional, Maria Veronica Irene Herdjiono, menjelaskan bahwa peserta yang hadir berasal dari 23 provinsi serta Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Malaysia dan Singapura. Mereka diseleksi berdasarkan prestasi dari berbagai lomba yang diadakan oleh Puspresnas maupun dari luar lembaga tersebut.
Dalam kegiatan ini, peserta diwajibkan membuat proyek sosial sebagai salah satu aktivitas utama. “Kami ingin anak-anak berbakat ini juga memiliki kepedulian sosial sehingga karya mereka benar-benar bermanfaat bagi masyarakat setelah setahun diimplementasikan,” ujar Irene.
Acara ini bertujuan untuk 1) mempublikasikan inisiatif sosial talenta unggul hasil pembinaan Puspresnas sebagai solusi untuk permasalahan di lingkungan sesuai tujuan Sustainable Development Goals (SDGs), 2) mendorong kolaborasi berbagai pihak demi pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas, 3) memotivasi siswa lain untuk membuat proyek kebaikan secara mandiri, dan 4) menciptakan ekosistem pengembangan talenta yang mendukung.
Lihat Juga :