Ancaman Perubahan Iklim, Kesehatan Ibu dan Anak Harus Diprioritaskan

Sabtu, 14 Desember 2024 - 13:07 WIB
Diresmikan secara nasional pada tanggal 8 Mei 2002 oleh Jusuf Kalla (JK) dan merupakan bagian dari jejaring global white ribbon alliance yang berpusat di Washington DC (sekarang berada di London)

Dia menambahkan, menurut data UNICEF, Indonesia termasuk dalam 50 negara teratas di dunia dengan anak-anak yang paling berisiko terpapar dampak dari perubahan iklim dan kerusakan lingkungan.

"Kalau pelayanan kesehatan dapat kita kendalikan, namun perubahan iklim yang berdampak pada kesehatan ibu dan anak tidak atau belum dapat kita kendalikan," katanya pada Seminar Perubahan Iklim pada Kesehatan Ibu dan Anak, melalui siaran pers, Jumat (13/12/2024).

Giwo menjelaskan, perlindungan kesehatan ibu dan anak dalam menghadapi perubahan iklim harus menjadi topik yang urgen dibahas. Pihaknya memiliki perhatian akan hal ini namun, ujarnya, diperlukan keterlibatan semua pihak agar isu ini menjadi prioritas nasional.

"Kami memerlukan masukan dan dukungan rekan semua untuk menyuarakan informasi yang juga berbasis bukti kepada masyarakat luas," terangnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!