Dies Natalis ke-58 UKRIDA Perkuat Kolaborasi Kampus, Industri, dan Pemerintah

Jum'at, 31 Januari 2025 - 18:05 WIB
Prof. Tonny memaparkan tinjauan pustaka HMPV serta data infeksi HMPV di sebuah rumah sakit di Jakarta. HMPV merupakan virus saluran pernapasan yang umumnya menginfeksi anak usia di bawah 5 (lima) tahun dan lansia dengan imunitas menurun.

Selain itu, UKRIDA juga memperkenalkan UVITA (UKRIDA Virtual Avatar), asisten virtual berbasis AI (artificial intelligence) yang dirancang untuk memudahkan akses informasi akademik.

Sejalan dengan inovasi tersebut, UKRIDA juga membagikan peta rencana strategis ke depan, yaitu mencakup peningkatan kualitas dosen, akreditasi internasional, serta penguatan riset di bidang kesehatan, keberlanjutan, dan digitalisasi.

Komitmen UKRIDA terhadap inovasi dan pengembangan ini kemudian diimplementasikan melalui serangkaian forum kolaboratif lintas disiplin yang mempertemukan para pemangku kepentingan dari berbagai sektor.

Selanjutnya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) menyelenggarakan Seminar Nasional Economic Outlook 2025 dengan menghadirkan tokoh seperti Dr. Tauhid Ahmad (INDEF) dan Armand Hartono (Wakil Presiden Direktur BCA).

Dr. Kilala Tilaar (Martha Tilaar Group) berbagi strategi pemberdayaan UMKM dengan kolaborasinya bersama Prof. Dr. Ir. Bernard Tirtomoeljono Widjaja yang juga merupakan guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UKRIDA.

Usai membahas proyeksi ekonomi dan strategi 2025, kehadiran Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI Anwar Sanusi di Seminar Nasional bertema “Mencetak Tenaga Kerja Berkompeten untuk Industri 5.0” yang diselenggarakan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer (FTIK) juga mengurai tantangan dan peluang pengembangan sumber daya manusia di era transformasi digital.

Dalam seminar ini, Prof. Anwar memaparkan persoalan mismatch kompetensi lulusan, “Saat ini mayoritas angkatan kerja masih didominasi oleh lulusan SMP ke bawah, dan banyak yang bekerja di sektor informal. Salah satu masalah utama yang dihadapi adalah mismatch atau ketidaksesuaian antara keterampilan yang dimiliki oleh lulusan dan kebutuhan industri," ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!