Banyak Siswa Gagal Daftar SNBP 2025 karena Masalah PDSS, Ini Respons Menteri Satryo

Jum'at, 07 Februari 2025 - 20:01 WIB
Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro merespons atas banyaknya sekolah yang lalai melakukan finalisasi PDSS pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025. Foto/SINDOnews.
JAKARTA - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendikti Saintek) Satryo Soemantri Brodjonegoro merespons atas banyaknya sekolah yang lalai melakukan finalisasi PDSS pada Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi ( SNBP ) 2025.

Menyikapi banyaknya keterlambatan finalisasi penginputan Pangkalan Data Sekolah dan Siswa ( PDSS ) untuk mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), Panitia SNPMB memberikan waktu perpanjangan untuk pendaftaran bagi mereka yang belum selesai pendaftarannya.



Baca juga: Panitia SNPMB 2025 Beri Tambahan Waktu bagi Sekolah Belum Finalisasi PDSS hingga Hari Ini

Dimulai tanggal 7 Februari 2025 pukul 19.00 sampai dengan 8 Februari 2025 pukul 04.00 pagi, Waktu Indonesia Bagian Barat.

"Jadi ada waktu 9 jam untuk sekolah-sekolah memastikan, memasukkan data anak-anak yang memang akan diusulkan untuk program SNBP SNPMB," kata Mendikti Saintek Satryo Soemantri Brodjonegoro, melalui siaran pers, Jumat (7/2/2025).

"Ini semua kami lakukan untuk mengantisipasi adanya keterlambatan dari banyak sekolah, karena memang sekolahnya mungkin belum sempat menginput data dan kami masih memberi peluang kepada mereka supaya nasib anak-anak itu masih bisa kita bantu untuk diperjuangkan,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!