Nasib Doktoral Bahlil, UI: Perbaikan Disertasi dan Publikasi Ilmiah Jaga Marwah Akademik
Jum'at, 07 Maret 2025 - 17:29 WIB
Pihaknya menegaskan bahwa peningkatan mutu ini harus dipandang secara menyeluruh sebagai momentum untuk melakukan evaluasi dan pembenahan sistem pendidikan khususnya di SKSG UI.
Keputusan bersama yang diambil oleh empat organ UI telah melalui proses yang transparan dan kolegial dengan tetap mengedepankan validasi data yang akurat serta prinsip kehadiran akademik.
"Sebagai perwakilan dari empat organisasi UI, kami mengajak seluruh sivitas akademika UI menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga marwah akademik UI," ungkapnya.
Heri juga menyampaikan selain kepada mahasiswa, UI telah memutuskan untuk melakukan pembinaan kepada berbagai pihak terkait, termasuk Promotor, Ko-Promotor, Direktur, Kepala Program Studi yang terlibat sesuai tingkat pelanggaran akademik dan etik yang terjadi.
Pembinaan yang dilakukan mencakup berbagai langkah mulai dari penundaan kenaikan pangkat dalam jangka waktu tertentu, permintaan permohonan maaf kepada sivitas akademika UI, hingga peningkatan kualitas disertasi serta publikasi ilmiah. Langkah ini diambil untuk memastikan agar standar akademik UI tetap terjaga dan terus meningkat.
Terkait isu yang berkembang di media mengenai status doktor Bahlil Lahadalia, Humas UI Prof Arie Afriansyah menyatakan tidak dapat mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut.
Keputusan bersama yang diambil oleh empat organ UI telah melalui proses yang transparan dan kolegial dengan tetap mengedepankan validasi data yang akurat serta prinsip kehadiran akademik.
"Sebagai perwakilan dari empat organisasi UI, kami mengajak seluruh sivitas akademika UI menjadikan peristiwa ini sebagai pembelajaran bersama untuk memperkuat komitmen kita dalam menjaga marwah akademik UI," ungkapnya.
Heri juga menyampaikan selain kepada mahasiswa, UI telah memutuskan untuk melakukan pembinaan kepada berbagai pihak terkait, termasuk Promotor, Ko-Promotor, Direktur, Kepala Program Studi yang terlibat sesuai tingkat pelanggaran akademik dan etik yang terjadi.
Pembinaan yang dilakukan mencakup berbagai langkah mulai dari penundaan kenaikan pangkat dalam jangka waktu tertentu, permintaan permohonan maaf kepada sivitas akademika UI, hingga peningkatan kualitas disertasi serta publikasi ilmiah. Langkah ini diambil untuk memastikan agar standar akademik UI tetap terjaga dan terus meningkat.
Terkait isu yang berkembang di media mengenai status doktor Bahlil Lahadalia, Humas UI Prof Arie Afriansyah menyatakan tidak dapat mengonfirmasi kebenaran informasi tersebut.
Lihat Juga :