Siapa Mahasiswa Pertama di UGM? Ini Profil Prof Hardjoso Prodjopangarso
Senin, 07 April 2025 - 08:50 WIB
Dalam bidang keilmuan, Hardjoso telah menghasilkan berbagai karya yang bermanfaat bagi masyarakat di berbagai bidang.
Seperti Tripikon-S (tangki septic untuk daerah rawa) pada 1989, Subromarto (bangunan pembakaran sampah) pada 1990, lalu Nalareksa (alat menganalisa udara) pada 1992.
Inovasi Hardjoso yang lain bernama Ki Panca Sihir, Nyi Bunga Sihir dan Cak Kilang Sihir (alat pembersih air tanpa bahan kimia) pada kurun waktu 2001-2003.
Hardjoso juga membuat Jumantara, sebuah stasiun cuaca kecil) pada 2004 dan juga Laboratorium Lapangan Kawasan Teknologi Tradisional di kawasan UGM.
Prof Hardjoso tidak memberikan nama untuk semua penemuannya, namun dapat dilihat bahwa kearifan local muncul pada nama temuan Prof Hardjoso.
Prof. Hardjoso tidak pernah mematenkan karya dengan tujuan supaya masyarakat mudah mendapatkan dan tidak perlu membayar untuk menggunakannya.
Demikian pula dengan banyaknya usulan pemberian penghargaan selalu ia tolak. Rasa cinta pada Tanah Air, menjadi bahan bakar semangat Prof. Hardjoso dalam berkarya.
Ilmuwan dan peneliti bidang Teknik sipil itu telah meninggal dunia pada usia 90 tahun karena sakit pada 10 Agustus 2013 di rumah Kota Baru, Yogyakarta.
Demikian profil mahasiswa pertama UGM Prof Hardjoso Prodjopangarso. Semoga bermanfaat.
Seperti Tripikon-S (tangki septic untuk daerah rawa) pada 1989, Subromarto (bangunan pembakaran sampah) pada 1990, lalu Nalareksa (alat menganalisa udara) pada 1992.
Inovasi Hardjoso yang lain bernama Ki Panca Sihir, Nyi Bunga Sihir dan Cak Kilang Sihir (alat pembersih air tanpa bahan kimia) pada kurun waktu 2001-2003.
Hardjoso juga membuat Jumantara, sebuah stasiun cuaca kecil) pada 2004 dan juga Laboratorium Lapangan Kawasan Teknologi Tradisional di kawasan UGM.
Karya Tanpa Paten
Prof Hardjoso tidak memberikan nama untuk semua penemuannya, namun dapat dilihat bahwa kearifan local muncul pada nama temuan Prof Hardjoso.
Prof. Hardjoso tidak pernah mematenkan karya dengan tujuan supaya masyarakat mudah mendapatkan dan tidak perlu membayar untuk menggunakannya.
Demikian pula dengan banyaknya usulan pemberian penghargaan selalu ia tolak. Rasa cinta pada Tanah Air, menjadi bahan bakar semangat Prof. Hardjoso dalam berkarya.
Ilmuwan dan peneliti bidang Teknik sipil itu telah meninggal dunia pada usia 90 tahun karena sakit pada 10 Agustus 2013 di rumah Kota Baru, Yogyakarta.
Demikian profil mahasiswa pertama UGM Prof Hardjoso Prodjopangarso. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :