Cerita Dhafa, Lulusan Terbaik FH Unsoed yang Ingin Jadi Hakim
Sabtu, 14 Juni 2025 - 11:21 WIB
“Awalnya memang tantangan besar, dari mesin ke hukum. Tapi saya yakin, dengan niat dan kerja keras, tidak ada yang tidak mungkin,” ujar Dhafa, melansir laman Unsoed, Sabtu (14/6/2025).
Baca juga: Kisah Perjuangan Frida, Lulusan Terbaik UNY dengan IPK Tertinggi
Beasiswa inilah yang menjadi penyokong utama keberlangsungan pendidikannya, terlebih dengan latar belakang keluarga yang sederhana. Sang ayah bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.
“Beasiswa KIPK ini sangat membantu, bukan hanya untuk biaya kuliah, tapi juga uang saku sehari-hari. Tanpanya, mungkin saya tidak bisa sampai di titik ini,” ucap Dhafa penuh syukur.
Baca juga: Kisah Perjuangan Frida, Lulusan Terbaik UNY dengan IPK Tertinggi
KIP Kuliah Bantu Perjuangannya
Perjuangan Dhafa tak lepas dari bantuan beasiswa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah yang ia dapatkan setelah mengetahui informasinya melalui artikel berita.Beasiswa inilah yang menjadi penyokong utama keberlangsungan pendidikannya, terlebih dengan latar belakang keluarga yang sederhana. Sang ayah bekerja sebagai buruh bangunan, sementara ibunya adalah ibu rumah tangga.
“Beasiswa KIPK ini sangat membantu, bukan hanya untuk biaya kuliah, tapi juga uang saku sehari-hari. Tanpanya, mungkin saya tidak bisa sampai di titik ini,” ucap Dhafa penuh syukur.
Sosok Mandiri dan Pekerja Keras
Tidak hanya unggul secara akademis, Dhafa juga dikenal sebagai sosok mandiri dan pekerja keras. Ia bangun dini hari setiap hari untuk belajar, sembari menjalani pekerjaan paruh waktu sebagai asisten dosen dan karyawan di beberapa kafe. Semua itu dilakukannya tanpa mengorbankan nilai akademik maupun keterlibatannya dalam organisasi kampus.Lihat Juga :