Beasiswa Chevening Buka Pendaftaran sampai 3 November 2020, Cek Link
Rabu, 09 September 2020 - 00:50 WIB
Untuk penerimaan periode 2020 ini, Owen menyebut ada pengurangan jumlah peserta akibat pandemi COVID-19. Dari tahun sebelumnya berjumlah 62 orang, kini ada 51 penerima beasiswa Chevening. "Ada dampak pandemi pada program. Kami harap tahun depan bisa kembali mendekati normal," kata dia. (Baca juga: ITB Sediakan Beasiswa UKT bagi Mahasiswa Baru Jalur SM, Cek Link )
Owen menambahkan, pandemi COVID-19 juga memengaruhi sejumlah aspek lain dalam program beasiswa ini. Seperti adanya protokol kesehatan yang harus ditaati pelajar Indonesia. Aturan protokol kesehatan yang dikeluarkan Pemerintah Inggris akan mewajibkan pelajar maupun pendatang umum dari luar negeri untuk menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari.
Universitas di Inggris juga menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing, untuk sebisa mungkin mempertahankan pengalaman belajar tradisional secara tatap muka, meski harus diselingi dengan perkuliahan daring.
"Selagi COVID-19 masih berlangsung, kami tentu akan mengambil langkah kesehatan, namun kami tidak merasa bahwa hal itu akan mengurangi kesenangan para pelajar untuk menikmati kuliahnya," lanjut Owen.
Kepala Program Chevening di Indonesia Nick Faulkner menambahkan, keterampilan berbahasa Inggris tidak akan diminta sebagai persyaratan dalam seleksi beasiswa Chevening tahun depan. (Baca juga: UGM Gelar Konferensi Sains Internasional secara Virtual )
Owen menambahkan, pandemi COVID-19 juga memengaruhi sejumlah aspek lain dalam program beasiswa ini. Seperti adanya protokol kesehatan yang harus ditaati pelajar Indonesia. Aturan protokol kesehatan yang dikeluarkan Pemerintah Inggris akan mewajibkan pelajar maupun pendatang umum dari luar negeri untuk menjalankan isolasi mandiri selama 14 hari.
Universitas di Inggris juga menerapkan protokol kesehatan di lingkungan masing-masing, untuk sebisa mungkin mempertahankan pengalaman belajar tradisional secara tatap muka, meski harus diselingi dengan perkuliahan daring.
"Selagi COVID-19 masih berlangsung, kami tentu akan mengambil langkah kesehatan, namun kami tidak merasa bahwa hal itu akan mengurangi kesenangan para pelajar untuk menikmati kuliahnya," lanjut Owen.
Kepala Program Chevening di Indonesia Nick Faulkner menambahkan, keterampilan berbahasa Inggris tidak akan diminta sebagai persyaratan dalam seleksi beasiswa Chevening tahun depan. (Baca juga: UGM Gelar Konferensi Sains Internasional secara Virtual )
Lihat Juga :