Update Statistik, PKN STAN Jadi Sekolah Kedinasan Paling Favorit 2025
Jum'at, 04 Juli 2025 - 20:42 WIB
PKN STAN kembali membuktikan dirinya sebagai sekolah kedinasan paling favorit di Indonesia. Foto/PKN STAN.
JAKARTA - Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN kembali membuktikan dirinya sebagai sekolah kedinasan paling favorit di Indonesia. Update sementara pendaftaran Seleksi Sekolah Kedinasan 2025 mencatat, jumlah pendaftar di PKN STAN mencapai 6.247 orang per 4 Juli 2025, tertinggi di antara tujuh sekolah kedinasan yang membuka penerimaan tahun ini.
Tingginya jumlah pendaftar membuat persaingan masuk PKN STAN menjadi sangat ketat, mengingat formasi yang disediakan hanya 500 kursi. PKN STAN berada di bawah naungan Kementerian Keuangan dan menjadi primadona karena menjanjikan pendidikan berkualitas, biaya pendidikan gratis, dan peluang kerja di lembaga keuangan negara.
Baca juga: Mekeng Minta Dana Pendidikan Kedinasan Dipangkas
Dari 500 formasi yang dibuka, rincian pembagiannya adalah sebagai berikut:
335 formasi jalur reguler
50 formasi jalur afirmasi kewilayahan
115 formasi jalur pembibitan
Formasi tersebut tersebar dalam tiga program studi Diploma IV, yakni:
D4 Akuntansi Sektor Publik: 120 kursi
D4 Manajemen Aset Publik: 80 kursi
D4 Manajemen Keuangan Negara: 300 kursi
Baca juga: Apa Gelar dan Jabatan Lulusan Politeknik Statistika STIS, Jadi PNS BPS?
Minat tinggi terhadap PKN STAN menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia masih memandang jalur pendidikan kedinasan sebagai jalan prestisius menuju karier di pemerintahan, khususnya bidang keuangan negara.
Namun, dengan kuota terbatas dan persaingan ketat, calon mahasiswa perlu mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi akademik maupun fisik. Pasalnya, seleksi masuk sekolah kedinasan tidak hanya mengandalkan nilai rapor, tetapi juga melalui serangkaian tes yang ketat seperti SKD, tes kebugaran, psikotes, hingga wawancara.
Tingginya jumlah pendaftar membuat persaingan masuk PKN STAN menjadi sangat ketat, mengingat formasi yang disediakan hanya 500 kursi. PKN STAN berada di bawah naungan Kementerian Keuangan dan menjadi primadona karena menjanjikan pendidikan berkualitas, biaya pendidikan gratis, dan peluang kerja di lembaga keuangan negara.
Baca juga: Mekeng Minta Dana Pendidikan Kedinasan Dipangkas
Dari 500 formasi yang dibuka, rincian pembagiannya adalah sebagai berikut:
335 formasi jalur reguler
50 formasi jalur afirmasi kewilayahan
115 formasi jalur pembibitan
Formasi tersebut tersebar dalam tiga program studi Diploma IV, yakni:
D4 Akuntansi Sektor Publik: 120 kursi
D4 Manajemen Aset Publik: 80 kursi
D4 Manajemen Keuangan Negara: 300 kursi
Baca juga: Apa Gelar dan Jabatan Lulusan Politeknik Statistika STIS, Jadi PNS BPS?
Minat tinggi terhadap PKN STAN menunjukkan bahwa generasi muda Indonesia masih memandang jalur pendidikan kedinasan sebagai jalan prestisius menuju karier di pemerintahan, khususnya bidang keuangan negara.
Namun, dengan kuota terbatas dan persaingan ketat, calon mahasiswa perlu mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi akademik maupun fisik. Pasalnya, seleksi masuk sekolah kedinasan tidak hanya mengandalkan nilai rapor, tetapi juga melalui serangkaian tes yang ketat seperti SKD, tes kebugaran, psikotes, hingga wawancara.
Lihat Juga :