Ada Wibu hingga Wota, 10 Kata Bahasa Jepang Ini Telah Diakui KBBI
Rabu, 06 Agustus 2025 - 12:13 WIB
5. Otaku
Otaku adalah sebutan bagi seseorang yang sangat menggemari suatu hal secara mendalam, seperti anime, manga, kereta, teknologi, hingga sejarah. Di Indonesia, kata ini sering disamakan dengan "wibu", padahal otaku lebih bersifat spesifik pada hobi atau minat ekstrem terhadap suatu bidang.6. Karoshi
Karoshi berasal dari kata "karōshi" yang berarti kematian akibat bekerja berlebihan. Istilah ini mulai dikenal publik Indonesia seiring meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan keseimbangan hidup kerja. Kasus “karoshi” pernah ramai dibahas dalam media karena menyorot budaya kerja yang ekstrem di beberapa negara, termasuk Jepang.7. Hikikomori
Kata ini menggambarkan fenomena sosial di Jepang, di mana seseorang, terutama remaja atau dewasa muda, menarik diri dari kehidupan sosial dan mengurung diri di rumah selama berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun. Di Indonesia, istilah ini mulai muncul di diskusi kesehatan mental, terutama sejak pandemi COVID-19.8. Wota
Wota adalah sebutan untuk penggemar berat idol group Jepang. Di Indonesia, sebutan ini juga digunakan oleh fans grup idol lokal maupun J-pop seperti AKB48 atau JKT48. Mereka dikenal aktif mengikuti kegiatan idolanya, mulai dari konser hingga fan meeting.9. Wotagei
Wotagei adalah tarian dan sorakan khas yang dilakukan oleh para wota saat mendukung idolanya di atas panggung. Di Indonesia, pertunjukan wotagei sering terlihat di konser-konser JKT48, dan menjadi bagian dari budaya fanbase yang unik dan menarik.10. Bakero
Bakero (dari “baka”) adalah makian dalam bahasa Jepang yang berarti “bodoh” atau “tolol”. Kata ini sempat populer di kalangan wibu atau komunitas online yang gemar menggunakan istilah Jepang dalam candaan. Meski bersifat kasar, penggunaannya biasanya bersifat bercanda dalam pergaulan informal.Itulah tadi 10 bahasa Jepang yang sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.
(nnz)
Lihat Juga :