Lebih dari Seribu Peneliti Unggul Hadiri Konvensi Sains Teknologi KSTI 2025
Kamis, 07 Agustus 2025 - 16:25 WIB
Lebih dari sekadar konvensi ilmiah, KSTI juga menjadi bagian dari peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) yang jatuh pada 10 Agustus 2025. Menurut Brian, kegiatan ini mencerminkan semangat dan tekad nasional untuk menjadikan sains dan teknologi sebagai kekuatan utama dalam pembangunan.
Baca juga: KSTI 2025 Jadi Ajang Penyusunan Peta Jalan Riset dan Inovasi Teknologi Nasional
“Sebagai wujud, tekad kita bersama menjadikan sains dan teknologi sebagai salah satu senjata perjuangan bangsa,” tegas Brian.
Dalam laporannya kepada Presiden RI, Brian menyebutkan bahwa jumlah peserta KSTI 2025 melampaui 2.200 orang, yang terdiri dari berbagai unsur penting dalam ekosistem riset dan inovasi nasional. Rinciannya 1.066 peneliti unggul bidang STEM dari seluruh Indonesia, 401 rektor dan wakil rektor dari perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS), serta perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti).
Kemudian hadir juga 351 dosen STEM dari wilayah Jawa Barat dan Jakarta, 26 diaspora Indonesia yang sedang menjalani studi atau bekerja di luar negeri, 171 mahasiswa doktor bidang STEM, 150 guru besar dan anggota senat akademik ITB.
Baca juga: KSTI 2025 Jadi Ajang Penyusunan Peta Jalan Riset dan Inovasi Teknologi Nasional
“Sebagai wujud, tekad kita bersama menjadikan sains dan teknologi sebagai salah satu senjata perjuangan bangsa,” tegas Brian.
Dalam laporannya kepada Presiden RI, Brian menyebutkan bahwa jumlah peserta KSTI 2025 melampaui 2.200 orang, yang terdiri dari berbagai unsur penting dalam ekosistem riset dan inovasi nasional. Rinciannya 1.066 peneliti unggul bidang STEM dari seluruh Indonesia, 401 rektor dan wakil rektor dari perguruan tinggi negeri (PTN) dan swasta (PTS), serta perwakilan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti).
Kemudian hadir juga 351 dosen STEM dari wilayah Jawa Barat dan Jakarta, 26 diaspora Indonesia yang sedang menjalani studi atau bekerja di luar negeri, 171 mahasiswa doktor bidang STEM, 150 guru besar dan anggota senat akademik ITB.
Lihat Juga :