Pakar IPB University Ungkap Manfaat dan Risiko Cicak di Rumah
Minggu, 24 Agustus 2025 - 06:00 WIB
Terkait risiko kesehatan, ia menegaskan bahwa dugaan cicak sebagai pembawa penyakit belum terbukti kuat. Penelitian dari Universitas Malaya sempat menunjukkan bahwa 20–60 persen cicak membawaSalmonelladi ususnya.
Namun, World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menegaskan bahwa risiko utama kontaminasi makanan lebih sering berasal dari unggas dan bahan mentah, bukan dari cicak.
Selain itu, bagi sebagian orang, cicak juga memicu ketakutan ekstrem atau herpetofobia. Studi di Malaysia dan India menunjukkan 15–20 persen populasi, terutama perempuan dan anak-anak, mengalami ketakutan berlebihan terhadap cicak yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Rahasia Monstera Tetap Jadi Primadona Tanaman Hias Menurut Ahli IPB
“Kasus ekstrem bahkan terjadi di Malaysia (2019) dan India (2021), yakni individu dengan fobia harus menjalani terapi atau kehilangan kesempatan akademis karena keberadaan cicak,” imbuhnya.
Namun, World Health Organization (WHO) dan Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menegaskan bahwa risiko utama kontaminasi makanan lebih sering berasal dari unggas dan bahan mentah, bukan dari cicak.
Selain itu, bagi sebagian orang, cicak juga memicu ketakutan ekstrem atau herpetofobia. Studi di Malaysia dan India menunjukkan 15–20 persen populasi, terutama perempuan dan anak-anak, mengalami ketakutan berlebihan terhadap cicak yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.
Baca juga: Rahasia Monstera Tetap Jadi Primadona Tanaman Hias Menurut Ahli IPB
“Kasus ekstrem bahkan terjadi di Malaysia (2019) dan India (2021), yakni individu dengan fobia harus menjalani terapi atau kehilangan kesempatan akademis karena keberadaan cicak,” imbuhnya.
Lihat Juga :