Gedung Baru JIS Pattimura Elementary Hadir, Perkuat Pendidikan Multikultural dan Inklusif
Kamis, 28 Agustus 2025 - 14:24 WIB
“Kami selalu menjadi sekolah inklusif dengan reputasi kuat dalam menerima anak-anak dari beragam latar belakang akademik dan kebutuhan belajar. Renovasi ini memungkinkan kami menghadirkan ruang-ruang yang benar-benar dirancang untuk mendukung pembelajaran, mulai dari ruang terapis okupasi hingga ruang kelas khusus bagi siswa dengan kebutuhan neurodiversity,” ujar Jill Bellamy, Principal JIS Pattimura Elementary, melalui siaran pers, Rabu (28/8/2025).
Dengan renovasi ini, kapasitas siswa meningkat 30 persen. Fasilitas baru mencakup perpustakaan dua lantai yang lebih luas, ruang makerspace untuk teknologi, desain, dan robotik, serta ruang seni pertunjukan yang dilengkapi area musik dan tari. Untuk pertama kalinya, tim pengajar Bahasa Indonesia memiliki ruang kelas khusus, memperkuat peran pelajaran bahasa dan budaya Indonesia bagi seluruh siswa.
JIS Pattimura Elementary saat ini menampung siswa dari 35 kebangsaan. Lingkungan yang beragam ini dipandang sebagai kekuatan dalam mendidik siswa agar saling menghargai, memahami perbedaan, dan belajar dari berbagai budaya.
“Kami percaya bahwa meskipun anak-anak datang dari berbagai latar belakang, ada nilai-nilai universal yang menyatukan mereka. Perbedaan justru memperkaya proses belajar, dan renovasi ini memastikan semua anak memiliki ruang untuk berkembang sesuai potensinya,” tambah Jill.
Sebagai sekolah internasional yang beroperasi di Indonesia, JIS menekankan pentingnya anak-anak memahami dan menghargai budaya serta tradisi lokal.
Dengan renovasi ini, kapasitas siswa meningkat 30 persen. Fasilitas baru mencakup perpustakaan dua lantai yang lebih luas, ruang makerspace untuk teknologi, desain, dan robotik, serta ruang seni pertunjukan yang dilengkapi area musik dan tari. Untuk pertama kalinya, tim pengajar Bahasa Indonesia memiliki ruang kelas khusus, memperkuat peran pelajaran bahasa dan budaya Indonesia bagi seluruh siswa.
JIS Pattimura Elementary saat ini menampung siswa dari 35 kebangsaan. Lingkungan yang beragam ini dipandang sebagai kekuatan dalam mendidik siswa agar saling menghargai, memahami perbedaan, dan belajar dari berbagai budaya.
“Kami percaya bahwa meskipun anak-anak datang dari berbagai latar belakang, ada nilai-nilai universal yang menyatukan mereka. Perbedaan justru memperkaya proses belajar, dan renovasi ini memastikan semua anak memiliki ruang untuk berkembang sesuai potensinya,” tambah Jill.
Sebagai sekolah internasional yang beroperasi di Indonesia, JIS menekankan pentingnya anak-anak memahami dan menghargai budaya serta tradisi lokal.
Lihat Juga :