Jangan Asal Panaskan! Pakar IPB Ungkap Jenis Makanan yang Bisa Picu Keracunan
Rabu, 24 September 2025 - 06:00 WIB
“Makanan buffet atau take away juga patut diperhatikan karena kita tidak tahu kapan dimasak dan bagaimana standar keamanannya,” tegasnya.
Bahaya terbesar dari mengonsumsi makanan sisa yang dipanaskan berulang kali adalah keracunan makanan (food poisoning). Risiko ini terutama muncul bila suhu dan durasi pemanasan tidak tepat. Bakteri bisa tumbuh cepat pada suhu 4°C–60°C. Karena itu, pemanasan harus dilakukan hingga suhu bagian dalam makanan mencapai minimal 70°C selama dua menit, 75°C selama 30 detik, atau 80°C selama enam detik.
Karina menambahkan, cara penyimpanan makanan sisa juga sangat menentukan keamanan pangan. Makanan yang tidak langsung dikonsumsi sebaiknya dibagi ke porsi kecil dalam wadah tertutup rapat, lalu disimpan di chiller selama 3–4 hari atau dibekukan di freezer hingga 3–4 bulan. Meski demikian, semakin lama disimpan, kualitas makanan bisa menurun dari segi rasa maupun kelembapan.
Untuk menghangatkan, makanan berkuah sebaiknya direbus hingga mendidih, sementara makanan tanpa kuah dapat dipanaskan dengan cara dikukus, ditumis, dipanggang, atau menggunakan microwave, oven, maupun air fryer. Namun, ada satu hal penting yang tidak boleh dilupakan: makanan beku yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali.
“Ini penting untuk menjaga kualitas sekaligus keamanan pangan,” pungkasnya
Bahaya terbesar dari mengonsumsi makanan sisa yang dipanaskan berulang kali adalah keracunan makanan (food poisoning). Risiko ini terutama muncul bila suhu dan durasi pemanasan tidak tepat. Bakteri bisa tumbuh cepat pada suhu 4°C–60°C. Karena itu, pemanasan harus dilakukan hingga suhu bagian dalam makanan mencapai minimal 70°C selama dua menit, 75°C selama 30 detik, atau 80°C selama enam detik.
Karina menambahkan, cara penyimpanan makanan sisa juga sangat menentukan keamanan pangan. Makanan yang tidak langsung dikonsumsi sebaiknya dibagi ke porsi kecil dalam wadah tertutup rapat, lalu disimpan di chiller selama 3–4 hari atau dibekukan di freezer hingga 3–4 bulan. Meski demikian, semakin lama disimpan, kualitas makanan bisa menurun dari segi rasa maupun kelembapan.
Untuk menghangatkan, makanan berkuah sebaiknya direbus hingga mendidih, sementara makanan tanpa kuah dapat dipanaskan dengan cara dikukus, ditumis, dipanggang, atau menggunakan microwave, oven, maupun air fryer. Namun, ada satu hal penting yang tidak boleh dilupakan: makanan beku yang sudah dicairkan tidak boleh dibekukan kembali.
“Ini penting untuk menjaga kualitas sekaligus keamanan pangan,” pungkasnya
(nnz)
Lihat Juga :