Bioteknologi BINUS Kembangkan Eco-Enzyme dan Gelar Kompetisi SDGs untuk Pelajar SMA
Selasa, 30 September 2025 - 19:56 WIB
Limbah Organik Disulap Jadi Produk Bernilai
Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi limbah organik seperti kulit buah dan sayuran yang memiliki sifat antibakteri, antijamur, dan pembersih alami. Program Studi Bioteknologi BINUS University mengembangkan berbagai produk turunan eco-enzyme, mulai dari sabun cuci tangan alami, sabun cuci piring ramah lingkungan, deterjen organik, hingga multipurpose spray. Seluruh produk dibuat dari bahan natural sehingga mendukung konsep circular economy—memanfaatkan limbah sekaligus mengurangi pencemaran lingkungan.
Agar kualitasnya terjamin, setiap produk diuji secara ilmiah. Produk disinfektan diuji efektivitas antibakterinya, sementara produk personal care diuji melalui analisis sensori yang melibatkan komunitas untuk menilai tekstur, aroma, dan kenyamanan penggunaan.
Biospheric Competition: Melatih Generasi Muda Peduli SDGs
Tak hanya berhenti pada riset, Bioteknologi BINUS University juga mendorong keterlibatan generasi muda melalui Biospheric Competition bertema “Leveraging Bioresources for a Sustainable Future.” Kompetisi ini diikuti 82 tim siswa SMA dari berbagai daerah di Indonesia.
Para peserta diminta menciptakan ide inovasi bioteknologi yang relevan dengan SDGs. Beberapa gagasan menarik yang muncul antara lain bioplastik dari limbah organik, chitosan untuk membersihkan sungai, hingga kosmetik alami berbahan limbah buah. Selain berkompetisi, para peserta juga mendapatkan pelatihan keterampilan bioteknologi agar lebih memahami penerapan ilmu ini dalam kehidupan sehari-hari.
Berkontribusi Langsung pada SDGs
Lihat Juga :