Proses Seleksi Bakal Calon Dekan UI Diminta Bebas Intervensi

Jum'at, 17 Oktober 2025 - 11:31 WIB
Pada tahapan ini publik baik internal yaitu sivitas dan warga Universitas Indonesia, serta publik eksternal dari berbagai kalangan dan latar belakang diperkenankan memberikan asupan publik terhadap para calon tersebut. Hal tersebut diharapkan mampu mendorong transparansi serta membuka ruang partisipasi lebih luas.

Baca juga: Rektor UI Raih Penghargaan dari Tohoku University Jepang: Pererat Kemitraan Strategis

Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah menilai proses pemilihan dekan seluruh Fakultas UI harus benar-benar terbebas dari praktik politik aliran maupun intervensi kekuasaan. Sebab, kata dia, jabatan dekan bukanlah panggung politik, melainkan amanah akademik.

“Kampus ya harus bebas intervensi dan memang harus mencerminkan jiwa-jiwa akademik. Itu yang harus ditekankan,” ujar Trubus dalam keterangannya, dikutip Jumat (16/10/2025).

Ia menilai aneh bila kampus negeri justru terjerumus pada politik aliran dan praktik intervensi di level pemilihan dekan. “Kalau ada intervensi dan intrik tingkat sekelas kampus dan fakultas menurut saya aneh. Harusnya kan bagaimana dia bisa mengembangkan kampus ke depan dengan menjaga nilai-nilai yang dijunjung di kampus UI,” ujarnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!