Kepada Maba UNS, Mendikbud Kenalkan Kampus Merdeka

Senin, 14 September 2020 - 18:30 WIB
Nadiem menuturkan, di masa lalu mahasiswa tidak memiliki fleksibilitas di dalam belajar. Sebab semua kegiatan dihitung secara klasik menggunakan satuan kredit semester. Hal ini yang menyebabkan kegiatan di luar kampus tidak bisa diakui sebagai pembelajaran.

Kini, katanya, dengan Kampus Merdeka SKS diartikan dalam jam berkegiatan. Sehingga ada fleksibilitas bagi mahasiswa untuk menuntut ilmu perkuliahan. Dan di sisi lain bisa mengikuti kegiatan lain seperti magang dan mengajar di desa.

"Berbagai kegiatan di luar kampus ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa untuk memberikan solusi atas permasalahan riil yang dihadapi masyarakat," terangnya. (Baca juga: 4 Mahasiswa UNS Rancang Alat Bantu Dengar dan Bicara untuk Tunarungu )

Alumnus Harvard ini menuturkan, pendidikan adalah kunci dari permasalahan yang dihadapi bangsa. Oleh karena itu mahasiswa diharapkan bisa menjadi agen perubahan dan pengegrak untuk menghasilkan solusi untuk bangsa itu.

"Kreativitas dan inovasi bisa terpadu dengan gotong royong banyak pihak. Kompetensi dan kolaborasi dapat lebih diasah melalui berbagai macam program Kampus Merdeka," ucapnya.
(mpw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!