Profil Wiratni Budhijanto Dikukuhkan sebagai Guru Besar Teknik Kimia UGM dan Dedikasinya

Senin, 17 November 2025 - 15:59 WIB
Baca juga: Aktif Riset, Profesor Muda IPB University Raih Habibie Prize 2025

Namun, Wiratni mengingatkan bahwa keberhasilan bioteknologi tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis. “Rekayasa sosial” diperlukan agar masyarakat benar-benar memahami dan bersedia mengadopsi teknologi yang lahir dari riset ilmiah.

Ia mencontohkan pemanfaatan pupuk hayati, biogas, hingga teknologi pengolahan sampah yang tidak akan efektif tanpa perubahan perilaku konsumsi dan pengelolaan limbah.

“Transisi menuju gaya hidup berkelanjutan memerlukan detoksifikasi sosial sebelum teknologi hijau dapat diadopsi,” tegasnya, dikutip dari laman UGM, Senin (17/11/2025).

Ia menambahkan bahwa berbagai persoalan sains tidak bisa selesai hanya dengan teknologi. Kolaborasi insinyur dan ilmuwan sosial-humaniora diperlukan untuk membangun strategi perubahan yang adil dan komprehensif.

“Konstruksi sosial adalah fondasi sebelum gedung teknologi tinggi dibangun,” ujarnya.

Diakui Dunia: Masuk Daftar 39 Most Powerful Female Engineers



Pada 21 Juni 2018, media internasional Business Insider Belanda menempatkan nama Wiratni Budhijanto dalam daftar “The 39 Most Powerful Female Engineers of 2018”. Ia menjadi satu-satunya perempuan asal Indonesia yang masuk dalam daftar prestisius tersebut. Penghargaan ini mengakui kontribusinya dalam riset teknik kimia dan teknologi berkelanjutan yang berdampak luas bagi masyarakat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!