USG Realisasikan Kerja Sama dengan Perguruan Tinggi dan RS di China

Minggu, 30 November 2025 - 16:30 WIB
"Ada banyak sekali perusahaan di Gresik khususnya, dan Jawa Timur serta Indonesia yang merupakan milik investor China. Kami memandang perlu untuk membuat Pusat Kajian Tiongkok yang di dalamnya nanti juga ada Pusat Pengembangan Bahasa Mandarin sehingga nantinya lulusan USG bisa bekerja di perusahaan-perusahaan China di Indonesia," tuturnya.

Selain itu, kerjasama juga diwujudkan dalam bentuk pertukaran pelajar dan dosen, kurikulum pembelajaran, sistem perkuliahan double degree, dan lainnya. "Karena Universitas Sunan Gresik berada di wilayah pesisir, kami juga akan fokus dalam pengembangan pertanian dan pangan, perikanan, kesehatan, teknik pengolahan limbah, termasuk teknologi informatika dan AI," urainya.

Gus Jazil mengaku senang bisa melihat langsung kemajuan sistem pendidikan dan juga sarana prasarana penunjang pendidikan di China yang dinilainya sangat maju. "Kami melihat ada banyak perguruan tinggi yang didukung oleh berbagai perusahaan yang nantinya perusahaan bisa mendapatkan tenaga kerja terampil dari perguruan tinggi tersebut. Model semacam ini yang ingin kami terapkan di Universitas Sunan Gresik, yakni menjalin kerjasama dengan dunia industri," urainya.

Rektor Universitas Sunan Gresik Dr Abdul Muhith menambahkan, kerjasama dengan sejumlah perguruan tinggi di China ini menjadi langkah startegis USG sebagai kampus yang siap bersaing di kancah internasional. Salah satunya yakni bagaimana lulusan USG ke depan bisa memiliki double degree.

"Kami sedang menyiapkan langkah-langkah strategis menuju ke sana. Ada beberapa MoU yang sudah kami tandatangani dengan beberapa perguruan tinggi di China dan sangat memungkinkan untuk membuat kerja sama double degree," tuturnya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!