TKA SD dan SMP 2026 Perbesar Akses Murid Berprestasi ke Sekolah Favorit
Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:13 WIB
Baca juga: Bukan Sekadar Pilihan Ganda, Ini 3 Bentuk Soal TKA 2026 untuk SD dan SMP
Dari sisi sekolah, TKA berperan penting dalam memastikan kesiapan akademik peserta didik. Sebagai asesmen nasional yang terpetakan dan akuntabel, TKA membantu sekolah memperoleh gambaran kemampuan awal siswa secara lebih objektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mendorong TKA tidak hanya menjadi alat seleksi masuk sekolah, tetapi juga instrumen pemetaan kemampuan siswa.
"Hasil TKA akan kami gunakan sebagai data evaluasi untuk melihat kompetensi yang sudah kuat dan bagian yang perlu diperkuat,” kata Novian.
Senada dengan Pemerintah Daerah, Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menilai TKA merupakan asesmen penting yang memberi peluang lebih adil bagi siswa yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi.
Menurutnya, TKA menjadi nilai tambah karena saat ini tidak ada lagi ujian nasional sebagai pembanding antar sekolah.
“TKA memang tidak wajib, tapi penting bagi siswa yang ingin masuk lewat jalur prestasi. Kalau hanya rapor, bobot nilainya bisa berbeda. Dengan TKA, bobotnya jadi sama,” kata Darmaningtyas.
Sebagai informasi, rangkaian TKA SD dan SMP tahun 2026 dimulai dengan pendaftaran yang dibuka 19 Januari-28 Februari 2026. Setelah itu, peserta mengikuti tahap simulasi pengenalan sistem dan bentuk asesmen. Simulasi TKA SMP dilaksanakan 23 Februari–1 Maret 2026 dan simulasi TKA SD pada 2–8 Maret 2026.
Dari sisi sekolah, TKA berperan penting dalam memastikan kesiapan akademik peserta didik. Sebagai asesmen nasional yang terpetakan dan akuntabel, TKA membantu sekolah memperoleh gambaran kemampuan awal siswa secara lebih objektif dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Ke depan, Dinas Pendidikan Kota Sukabumi mendorong TKA tidak hanya menjadi alat seleksi masuk sekolah, tetapi juga instrumen pemetaan kemampuan siswa.
"Hasil TKA akan kami gunakan sebagai data evaluasi untuk melihat kompetensi yang sudah kuat dan bagian yang perlu diperkuat,” kata Novian.
Senada dengan Pemerintah Daerah, Pengamat Pendidikan Darmaningtyas menilai TKA merupakan asesmen penting yang memberi peluang lebih adil bagi siswa yang ingin masuk sekolah favorit melalui jalur prestasi.
Menurutnya, TKA menjadi nilai tambah karena saat ini tidak ada lagi ujian nasional sebagai pembanding antar sekolah.
“TKA memang tidak wajib, tapi penting bagi siswa yang ingin masuk lewat jalur prestasi. Kalau hanya rapor, bobot nilainya bisa berbeda. Dengan TKA, bobotnya jadi sama,” kata Darmaningtyas.
Sebagai informasi, rangkaian TKA SD dan SMP tahun 2026 dimulai dengan pendaftaran yang dibuka 19 Januari-28 Februari 2026. Setelah itu, peserta mengikuti tahap simulasi pengenalan sistem dan bentuk asesmen. Simulasi TKA SMP dilaksanakan 23 Februari–1 Maret 2026 dan simulasi TKA SD pada 2–8 Maret 2026.
Lihat Juga :