Belum Lulus Sudah Siap Kerja, 2 Alumni IPB University Ini Bagikan Strateginya
Sabtu, 07 Februari 2026 - 15:01 WIB
Cerita serupa juga datang dari Farid Shafwan Hakim, alumnus Departemen Manajemen Hutan, Fakultas Kehutanan dan Lingkungan IPB University. Farid memperoleh pekerjaan bahkan sebelum lulus IPB University di tahun 2025 melalui program beasiswa ikatan kerja dari perusahaan yang bekerja sama dengan IPB University.
“Selain biaya pendidikan dan living cost, saya sudah langsung dipastikan direkrut sebagai management trainee setelah lulus,” jelas Farid. Menurutnya, perusahaan melihat rekam jejak, visi, dan konsistensi mahasiswa selama kuliah.
Pengalaman mengikuti berbagai proyek, baik dari swasta maupun pemerintah, membuatnya akrab dengan dunia profesional sejak dini. “Perusahaan mencari orang yang punya value dan potensi. Rekam jejak dan visi itu jadi kunci kepercayaan,” tambahnya.
Farid menilai IPB University menyediakan ekosistem yang sangat mendukung kesiapan kerja mahasiswa, mulai dari kurikulum, program magang, capstone project, hingga kegiatan organisasi dan kepemimpinan.
“IPB membentuk mahasiswa yang inovatif, ulet, fleksibel, dan punya kemampuan analisis yang kuat. Itu terasa sekali ketika sudah masuk dunia kerja,” ujarnya.
Baik Wira maupun Farid sepakat bahwa tantangan terbesar selama kuliah adalah manajemen waktu dan prioritas. Namun, justru dari situlah karakter profesional terbentuk.
“Selain biaya pendidikan dan living cost, saya sudah langsung dipastikan direkrut sebagai management trainee setelah lulus,” jelas Farid. Menurutnya, perusahaan melihat rekam jejak, visi, dan konsistensi mahasiswa selama kuliah.
Pengalaman mengikuti berbagai proyek, baik dari swasta maupun pemerintah, membuatnya akrab dengan dunia profesional sejak dini. “Perusahaan mencari orang yang punya value dan potensi. Rekam jejak dan visi itu jadi kunci kepercayaan,” tambahnya.
Ekosistem Pembentuk Profesional
Farid menilai IPB University menyediakan ekosistem yang sangat mendukung kesiapan kerja mahasiswa, mulai dari kurikulum, program magang, capstone project, hingga kegiatan organisasi dan kepemimpinan.
“IPB membentuk mahasiswa yang inovatif, ulet, fleksibel, dan punya kemampuan analisis yang kuat. Itu terasa sekali ketika sudah masuk dunia kerja,” ujarnya.
Baik Wira maupun Farid sepakat bahwa tantangan terbesar selama kuliah adalah manajemen waktu dan prioritas. Namun, justru dari situlah karakter profesional terbentuk.
(nnz)
Lihat Juga :