Beasiswa Amartha Antar Salma dari Padang Belajar Sains di Kampus Luar Negeri

Senin, 16 Februari 2026 - 20:56 WIB
“Kehadiran kakak asuh di Beasiswa Amartha bagi aku sangat berharga. Selama ini aku hanya dapat perspektif dari ibu. Dengan adanya kakak asuh, wawasan aku terhadap kesempatan meraih pendidikan tinggi, memahami dunia kerja, dan cara menyusun prioritas hidup jadi semakin terbuka,” jelasnya.

Jalan Panjang Menjadi Scientist

Salma menjadi salah satu penerima beasiswa Amartha yang berhasil melanjutkan studi hingga perguruan tinggi. Ia diterima oleh berbagai macam universitas di dalam dan luar negeri.

Di tengah proses tersebut, Salma sempat merasa putus asa ketika beberapa beasiswa yang ia incar tidak membuka pendaftaran. Namun ia tidak berhenti mencoba. Ia mendaftar ke puluhan universitas di sejumlah negara seperti Kanada, Malaysia, dan Australia. Ia pun diterima di belasan di antaranya bahkan lolos ke universitas ternama seperti University of Melbourne dan University of Toronto.

Meski demikian, ia memilih Albukhary International University karena menawarkan program yang ditawarkan dinilai lebih sesuai dengan minatnya dan lokasi yang lebih dekat dengan Indonesia. Bagi Salma, kunci dari perjalanan panjang ini adalah memiliki tujuan yang jelas.

“As long as I have a purpose, I can do everything. Semuanya bisa masuk ke aku,” katanya.

Ia juga menyebutkan dukungan keluarganya sebagai bagian penting dari proses ini.

“Sejak awal orangtua transparan soal kondisi ekonomi keluarga. Aku nggak mau membebani orang tua. Dari awal aku pengen kuliah full scholarship dan belajar mandiri,” ujarnya
(unt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!