Sahur atau Saur? Ini 10 Kata Baku Seputar Ramadan dengan Penulisan Sesuai KBBI
Rabu, 18 Februari 2026 - 09:41 WIB
kitab suci umat Islam ditulis Al-Qur'an, bukan “alquran”. Penulisan yang benar menggunakan tanda hubung dan huruf kapital pada awal kata.
Istilah takjil kadang ditulis “ta'jil”. Dalam penggunaan bahasa Indonesia, bentuk baku yang dianjurkan adalah takjil, yang merujuk pada makanan atau minuman untuk berbuka puasa.
Tempat ibadah kecil ditulis musala, bukan “mushola”. Bentuk baku ini telah lama ditetapkan dalam pedoman bahasa Indonesia.
Kata wudu sering ditulis “wudhu”. Penulisan baku dalam bahasa Indonesia adalah wudu, tanpa huruf “h” di akhir.
Salat sunah di malam Ramadan ditulis tarawih, bukan “taraweh”. Bentuk baku tarawih digunakan dalam penulisan resmi dan media.
7. Takjil
Istilah takjil kadang ditulis “ta'jil”. Dalam penggunaan bahasa Indonesia, bentuk baku yang dianjurkan adalah takjil, yang merujuk pada makanan atau minuman untuk berbuka puasa.
8. Musala
Tempat ibadah kecil ditulis musala, bukan “mushola”. Bentuk baku ini telah lama ditetapkan dalam pedoman bahasa Indonesia.
9. Wudu
Kata wudu sering ditulis “wudhu”. Penulisan baku dalam bahasa Indonesia adalah wudu, tanpa huruf “h” di akhir.
10. Tarawih
Salat sunah di malam Ramadan ditulis tarawih, bukan “taraweh”. Bentuk baku tarawih digunakan dalam penulisan resmi dan media.
(nnz)
Lihat Juga :