UICI dan Kemendukbangga Sosialisasikan Beasiswa S1 untuk 100 Pengasuh TPA/TAMASYA

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:55 WIB
Menurutnya, pada periode emas (golden age), kualitas pengasuhan sangat menentukan tumbuh kembang anak, mulai dari aspek kesehatan, gizi, stimulasi, pembentukan karakter hingga kesiapan belajar.

Ia menjelaskan bahwa hingga Januari 2026 terdapat 3.330 TPA/TAMASYA dengan 11.602 pengasuh di seluruh Indonesia. Karena itu, peningkatan kompetensi pengasuh menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas generasi bangsa.

“Pengasuh bukan sekadar pelaksana teknis, tetapi pendidik pertama di luar rumah yang membentuk dasar karakter anak. Program beasiswa S1 ini membuka akses pendidikan tinggi untuk memperkuat profesionalisme mereka,” ujarnya.

Rektor UICI Prof. Asep Saefuddin menyampaikan bahwa program ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan dengan Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN serta penandatanganan Perjanjian Kerja Sama yang telah dilakukan sebelumnya.

“Kami sepakat bahwa Indonesia ke depan harus dibangun oleh SDM yang kokoh. Masa depan harus dipersiapkan dari hari ini,” kata Prof. Asep.

Ia juga menekankan pentingnya membangun keluarga yang sehat dan kuat sebagai basis kemajuan bangsa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!