Perkuat Inklusivitas, Mendikdasmen Luncurkan Program PijatMu dan Mudik Asyik untuk Difabel
Minggu, 15 Maret 2026 - 11:41 WIB
"Alhamdulillah, dalam kegiatan tadi juga diberikan santunan sekaligus dukungan agar para penyandang disabilitas dapat mudik ke kampung halaman," katanya.
Ia menjelaskan bahwa program Mudik Asyik bagi penyandang disabilitas sejalan dengan arahan Presiden agar pemerintah memberikan dukungan kepada masyarakat untuk dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman saat Hari Raya.
Abdul Mu’ti menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan pertama kalinya digelar di lingkungan Kemendikdasmen dengan partisipasi besar dari komunitas difabel.
"Pesertanya sangat banyak, sekitar 1.800 orang lebih. Mudah-mudahan ini menjadi momentum bagi kita untuk berbagi sekaligus membangun masyarakat yang inklusif," ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan masyarakat inklusif harus menghapus sekat antara penyandang disabilitas dan masyarakat lainnya sehingga semua warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Selain meluncurkan program sosial, Kemendikdasmen juga menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan inklusif di Indonesia mulai tahun 2026. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menambah sejumlah unit Sekolah Luar Biasa (SLB) di beberapa provinsi, termasuk di wilayah Jawa Tengah.
Namun demikian, Mendikdasmen menjelaskan bahwa jumlah pasti SLB yang akan dibangun masih dalam proses kajian dan kurasi pemerintah.
Ia menjelaskan bahwa program Mudik Asyik bagi penyandang disabilitas sejalan dengan arahan Presiden agar pemerintah memberikan dukungan kepada masyarakat untuk dapat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman saat Hari Raya.
Abdul Mu’ti menambahkan bahwa kegiatan tersebut merupakan pertama kalinya digelar di lingkungan Kemendikdasmen dengan partisipasi besar dari komunitas difabel.
"Pesertanya sangat banyak, sekitar 1.800 orang lebih. Mudah-mudahan ini menjadi momentum bagi kita untuk berbagi sekaligus membangun masyarakat yang inklusif," ujarnya.
Ia menegaskan, pembangunan masyarakat inklusif harus menghapus sekat antara penyandang disabilitas dan masyarakat lainnya sehingga semua warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang.
Selain meluncurkan program sosial, Kemendikdasmen juga menegaskan komitmennya memperkuat pendidikan inklusif di Indonesia mulai tahun 2026. Salah satu langkah yang akan dilakukan adalah menambah sejumlah unit Sekolah Luar Biasa (SLB) di beberapa provinsi, termasuk di wilayah Jawa Tengah.
Namun demikian, Mendikdasmen menjelaskan bahwa jumlah pasti SLB yang akan dibangun masih dalam proses kajian dan kurasi pemerintah.
Lihat Juga :