Cerita Agatha Chelsea yang Diterima S2 di Harvard, Columbia, NYU, dan NUS

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:11 WIB
“Sejak menyelesaikan studi sarjana, sebenarnya ada bagian dari diri saya yang tahu bahwa saya ingin terus belajar. Namun setelah mempertimbangkannya, saya memutuskan untuk tidak langsung kembali ke bangku kuliah dan memilih bekerja terlebih dahulu,” ujar Chelsea, dikutip Rabu (18/3/2026).

Setelah menyelesaikan studi sarjana di University of Melbourne, Chelsea meraih gelar Bachelor of Science di bidang Neuroscience dan Psychology dengan prestasi akademik yang sangat baik. Latar belakang tersebut membentuk ketertarikannya pada hubungan antara otak, teknologi, dan cara manusia belajar.

Baca juga: 10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS Sustainability Rankings 2026, UGM Memimpin

Pengalaman tersebut kemudian membawanya menemukan arah yang semakin jelas dalam perjalanan akademiknya.

“Pada masa itu juga saya menemukan arah yang terasa sangat bermakna bagi saya, yaitu menjembatani learning science dan media. Memahami bagaimana manusia belajar, lalu menerjemahkan pemahaman itu menjadi storytelling dan hiburan yang dapat membantu orang berpikir dan berkembang,” tambahnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!