Putra Suku Kokoda Dikukuhkan Jadi Imam Muda di Papua

Senin, 06 April 2026 - 16:57 WIB
Kehadiran Fattah di Papua disambut hangat oleh masyarakat muslim setempat, khususnya dari Suku Kokoda. Sosoknya dinilai mampu mengisi kebutuhan figur pembina yang tidak hanya datang untuk berceramah, tetapi juga tinggal dan membersamai kehidupan sehari-hari warga.

Baca juga: 125 Mahasantri Cinta Quran Center Siap Jadi Dai di Tengah Masyarakat

Antusiasme warga diketahui dari meningkatnya minat para pemuda untuk belajar beragam ilmu agama Islam lebih mendalam dan secara langsung.

Dalam kesehariannya, mahasantri angkatan ke-2 Cinta Quran Center itu aktif berkeliling dari satu rumah ke rumah lain untuk memenuhi undangan masyarakat sekaligus membagikan ilmu yang telah ia miliki. Dedikasinya pun mendapat kepercayaan lebih luas dengan penugasan resmi dari Kementerian Agama untuk mengisi khutbah Jumat di ratusan masjid di wilayah tersebut.

Bersama rekanya yang sama-sama alumni Cinta Quran Center asal Papua Fattah mulai merintis langkah jangka panjang dengan melakukan pembangunan Yayasan Rabiatul Milad, ke depannya diharapkan dapat menjadi payung hukum dalam pengembangan pendidikan yang fokus ilmu agama Islam (diniyah) sekaligus menjadi pusat pembinaan dakwah di kampung halamanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!