Cerita Cynthia Nikita Wibowo, Peraih Medali OIBO 2026 yang Bercita-cita Menjadi Dokter Gigi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 17:28 WIB
Cynthia Nikita Wibowo, siswa SMAK Penabur Kota Tangerang yang berhasil membawa pulang dua medali OIBO 2026. Foto/Istimewa.
JAKARTA - Tim siswa dari Indonesia berhasil mendapatkan medali emas di ajang The Open International Biology Olympiad (OIBO) yang digelar di Rusia, 15-22 Mei 2026. Mereka bersaing dengan 100 lebih biologist muda usia 14-18 tahun dari 17 negara.

OIBO merupakan olimpiade biologi internasional modern yang dikembangkan secara dinamis didukung oleh industri profesional di bidangnya. Kompetisi ini bertujuan untuk menarik minat para biologis muda dari berbagai negara untuk meneliti berbagai tantangan biologi dan bioteknologi saat ini.



Bersaing dengan 100 lebih biologist muda usia 14-18 tahun dari 17 negara, tim asal Indonesia berhasil membawa pulang medali emas berkat proyek penelitian berjudul “Zooplankton Spatial Structure and Species Diversity in the Black Sea Coastal Water” yang dinilai langsung oleh tim juri profesional.

Baca juga: Kisah Zhafif, Siswa Kharisma Bangsa Peraih Emas OSN Astronomi dan Bercita Jadi Peneliti

Salah satu siswa yang tergabung dalam tim adalah Cynthia Nikita Wibowo, siswa SMAK Penabur Kota Tangerang yang berhasil membawa pulang dua medali untuk Indonesia.

Diketahui, Cynthia bersama lima biologist muda lainnya yang tergabung dalam Tim Olimpiade Biologi Indonesia (TOBI) berhasil mendapatkan medali emas, sedangkan untuk kompetisi individu berhasil meraih medali perak.

“Babak kompetisi berlangsung selama tiga hari di gedung Sirius Educational Centre dan Sirius University. Setiap harinya ada tes teori, praktikum, dan proyek grup.” ujar Cynthia, melalui siaran pers, Sabtu (30/5/2026).

“Saat mengerjakan soal teori dan praktikum, tipe yang diujikan cukup berbeda dengan yang biasanya diajarkan saat pembinaan sehingga saya sempat merasa bingung saat mengerjakan soal. Untuk itu, saya meminta pertolongan Tuhan saat ujian agar saya bisa berpikir jernih dan logis dalam menjawab soal tersebut," katanya.

"Puji Tuhan, saya dapat memecahkan beberapa soal setelah berusaha memecahkannya berulang kali. Tak hanya itu, jumlah soal yang diberikan sangat banyak dengan waktu yang terbatas sehingga saya harus membagi waktu dengan baik agar bisa menyelesaikannya.” ungkap Cynthia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!