Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Kamis, 18 Juni 2026 - 19:46 WIB
Vuthy juga menjelaskan, kerja sama pendidikan tinggi tidak boleh berhenti hanya pada penandatanganan nota kesepahaman. Ia menilai kerja sama ini harus diwujudkan dalam bentuk kegiatan nyata seperti penelitian bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga program profesor tamu.
Dalam kesempatan itu, Ith Vuthy juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam membangun kolaborasi pendidikan lintas negara. Mulai dari perbedaan kurikulum, bahasa, budaya, hingga keterbatasan pendanaan.
Karena itu, ia menilai kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu faktor penting bagi mahasiswa maupun dosen yang ingin terlibat dalam program internasional.
“Bahasa adalah hambatan besar bagi kami. Karena itu peserta harus memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Ith Vuthy juga mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah tantangan dalam membangun kolaborasi pendidikan lintas negara. Mulai dari perbedaan kurikulum, bahasa, budaya, hingga keterbatasan pendanaan.
Karena itu, ia menilai kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu faktor penting bagi mahasiswa maupun dosen yang ingin terlibat dalam program internasional.
“Bahasa adalah hambatan besar bagi kami. Karena itu peserta harus memiliki kemampuan komunikasi bahasa Inggris yang baik,” katanya.
(nnz)
Lihat Juga :