Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Sabtu, 20 Juni 2026 - 13:47 WIB
Kunang-kunang makin langka tak hanya di Indonesia namun secara global. Foto/usatoday.com.
JAKARTA - Kunang-kunang makin langka tak hanya di Indonesia namun secara global. Pakar IPB University pun menyebut ada tanda bahaya kerusakan lingkungan yang menyertai makin berkurangnya populasi hewan yang terlihat menyala di dalam gelap ini.
Menurut Prof drh Upik Kesumawati Hadi, dosen dan peneliti entomologi dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, kelangkaan kunang-kunang menjadi salah satu indikator menurunnya kualitas lingkungan.
Baca juga: 10 Spesies Hewan Terancam Punah di Dunia, Terbanyak Ada di Indonesia
“Kunang-kunang merupakan bioindikator, yaitu organisme yang keberadaan atau ketidakhadirannya dapat mencerminkan kesehatan suatu ekosistem. Ketika kualitas lingkungan memburuk, populasinya akan cepat menyusut bahkan menghilang,” katanya, melalui siaran pers, Sabtu (20/6/2026).
Menurut Prof drh Upik Kesumawati Hadi, dosen dan peneliti entomologi dari Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University, kelangkaan kunang-kunang menjadi salah satu indikator menurunnya kualitas lingkungan.
Baca juga: 10 Spesies Hewan Terancam Punah di Dunia, Terbanyak Ada di Indonesia
“Kunang-kunang merupakan bioindikator, yaitu organisme yang keberadaan atau ketidakhadirannya dapat mencerminkan kesehatan suatu ekosistem. Ketika kualitas lingkungan memburuk, populasinya akan cepat menyusut bahkan menghilang,” katanya, melalui siaran pers, Sabtu (20/6/2026).
Lihat Juga :