Mahasiswa IPB University Boyong 2 Juara di TGC In Action
Rabu, 30 September 2020 - 16:00 WIB
Sementara, Kamilah Nurdini Tarwana mengangkat tanaman kecipir sebagai bahan pangan alternatif dengan memanfaatkan potensi lokal untuk mencapai kemandirian pangan di masa pandemi. Kecipir merupakan supermarket on the stalk, dimana buah, polong, dan umbinya dapat dimanfaatkan. (Baca juga: Mahasiswa UIN Suka Jadi Delegasi Termuda 12th Nordic Nutrition Conference 2020 )
"Pemanfaatan dari tanaman kecipir ini beragam seperti untuk obat, daunnya untuk pakan ternak, dan juga sebagai sumber pangan," terang Kamilah Nurdini Tarwana, dalam keterangan elektronik yang diterima SINDOnews, Rabu (30/9/2020).
menurutnya, kandungan gizi dari kecipir apabila dibandingkan dengan singkong dan beras putih kandungan karbohidratnya lebih rendah, sedangkan kandungan protein, lemak, abu dan seratnya lebih tinggi. "Tanaman kecipir juga cocok ditanam di dataran rendah pada tanah dengan bahan organik rendah dan toleran terhadap lahan kering," jelasnya.
Adapun karya Fianicha Shalihah berupa pembuatan abon kulit buah pepaya sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecamatan Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur di tengah pandemi COVID-19. Kuit buah pepaya biasanya tidak digunakan oleh sebagian orang, namun ternyanta kulit buah ini dapat dimanfaatkan menjadi makanan yang gurih dan enak yaitu abon.
"Pemanfaatan dari tanaman kecipir ini beragam seperti untuk obat, daunnya untuk pakan ternak, dan juga sebagai sumber pangan," terang Kamilah Nurdini Tarwana, dalam keterangan elektronik yang diterima SINDOnews, Rabu (30/9/2020).
menurutnya, kandungan gizi dari kecipir apabila dibandingkan dengan singkong dan beras putih kandungan karbohidratnya lebih rendah, sedangkan kandungan protein, lemak, abu dan seratnya lebih tinggi. "Tanaman kecipir juga cocok ditanam di dataran rendah pada tanah dengan bahan organik rendah dan toleran terhadap lahan kering," jelasnya.
Adapun karya Fianicha Shalihah berupa pembuatan abon kulit buah pepaya sebagai upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat kecamatan Ngadirojo, Pacitan, Jawa Timur di tengah pandemi COVID-19. Kuit buah pepaya biasanya tidak digunakan oleh sebagian orang, namun ternyanta kulit buah ini dapat dimanfaatkan menjadi makanan yang gurih dan enak yaitu abon.
(mpw)
Lihat Juga :