Bangun SDM Unggul, Unnes Jalin Kerja Sama dengan KJRI Jeddah
Jum'at, 09 Oktober 2020 - 17:39 WIB
Unnes resmi menjalin kerja sama dengan KJRI Jeddah, Arab Saudi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Foto/Dok/SINDOnews
JAKARTA - Universitas Negeri Semarang (Unnes) resmi menjalin kerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah , Arab Saudi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat serta pengembangan sumber daya manusia (SDM). Sinergi tersebut ditempuh melalui penandatangan nota kesepahaman yang dilakukan secara virtual di KJRI Jeddah dan kampus Unnes di Semarang.
“Semoga melalui kerja sama ini, Unnes dan KJRI Jeddah bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak dan mendukung pembangunan di Indonesia,” ujar Rektor UNNES Fathur Rokhman dalam keterangannya, Jumat (9/10/2020). (Baca juga: Penyetaraan Akreditasi, 30 Program Studi di ITB Raih Predikat Unggul )
Terkait kerja sama itu, Fathur berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi para lulusan Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM) agar diterima di Unnes. Jalinan itu akan terus diperluas ke bidang lainnya, antara lain internship, pengiriman tenaga pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), penyuluhan hukum serta pelatihan kewirausahaan.
Bila pada tahun sebelumnya hanya dua siswa yang diterima di UNNES, pada tahun ajaran ini jumlahnya meningkat menjadi sembilan orang siswa dari SIJ dan SIM. Seluruh siswa tersebut diterima melalui jalur mandiri dengan program beasiswa dan bantuan biaya kebutuhan hidup selama delapan semester.
“Semoga melalui kerja sama ini, Unnes dan KJRI Jeddah bisa memberikan manfaat bagi banyak pihak dan mendukung pembangunan di Indonesia,” ujar Rektor UNNES Fathur Rokhman dalam keterangannya, Jumat (9/10/2020). (Baca juga: Penyetaraan Akreditasi, 30 Program Studi di ITB Raih Predikat Unggul )
Terkait kerja sama itu, Fathur berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi para lulusan Sekolah Indonesia Jeddah (SIJ) dan Sekolah Indonesia Makkah (SIM) agar diterima di Unnes. Jalinan itu akan terus diperluas ke bidang lainnya, antara lain internship, pengiriman tenaga pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA), penyuluhan hukum serta pelatihan kewirausahaan.
Bila pada tahun sebelumnya hanya dua siswa yang diterima di UNNES, pada tahun ajaran ini jumlahnya meningkat menjadi sembilan orang siswa dari SIJ dan SIM. Seluruh siswa tersebut diterima melalui jalur mandiri dengan program beasiswa dan bantuan biaya kebutuhan hidup selama delapan semester.
Lihat Juga :